Advertisement
Baju Kurung Cekak Musang: Ini Asal, Sejarah dan Desainnya
Sejarah baju adat asal Melayu dan ragam modelnya.
Baju kurung cekak musang, adalah jenis pakaian tradisional dari Lingga, Johor.
Memiliki ciri khas dengan tinggi kereh di bagian leher sekitar 2,5 cm dan dua kancing di bagian atas baju bagian bawah leher. Pola baju bagian lainnya mengikuti gaya baju kurung Teluk Belanga.
Panjangnya mencapai punggung dan biasanya dipakai dengan kekek, pesak, serta memiliki beberapa saku di dada dan perut. Jenis baju kurung ini muncul sekitar tahun 1930-an atau 1940-an dan merupakan inovasi dari Tuan Haji Busu, yang memodifikasi baju gamis laki-laki menjadi baju kurung dengan tambahan saku.
Pemakaian baju kurung cekak musang umumnya dilakukan pada acara adat, hari raya, atau sholat di Lingga.
Biasanya dipadukan dengan celana serupa warna atasannya dan kain motif dengan kain dagang.
Baju ini seringkali dipakai dengan songkok hitam.
Ada berbagai model baju kurung cekak musang yang dapat dieksplorasi. Berikut beberapa model baju kurung cekak musang yang dirangkum pada, Selasa (05/03/2024).
Advertisement
Advertisement
Baju Kurung Cekak Musang Polos
Baju kurung cekak musang ini memiliki desain yang minimalis, terdiri dari atasan dan bawahan dengan warna yang serasi. Biasanya, baju kurung ini dipadukan dengan songkok hitam.
Advertisement
Baju Kurung Cekak Musang Berkain Songket
Baju kurung cekak musang dilengkapi dengan menggunakan kain songket untuk menutupi bagian atas celana dari pinggang sampai ke lutut. Celana yang dipakai juga memiliki warna yang sama dengan atasan.
Advertisement
Baju Kurung Cekak Musang dengan Lengan Seperempat
Baju kurung cekak musang dengan lengan seperempat ini menampilkan warna celana yang berbeda dengan atasan, dilengkapi dengan kain penutup di bagian celana. Model atasannya tidak panjang penuh, hanya mencapai seperempat lengan saja.