Bulan Ramadan menjadi momen yang dimanfaatkan oleh banyak orang untuk meningkatkan penghasilan. Bahkan, para pedagang yang biasanya tidak menjual makanan, tiba-tiba beralih untuk menjajakan takjil dan laris manis di pasaran.
Fenomena serupa juga terlihat pada pedagang kolak di Mangga Besar yang hanya beroperasi selama bulan Ramadan. "Lebih tepatnya ini kolak sih, jualannya cuma setahun sekali bulan puasa aja," ujar seorang food blogger di akun TikTok @sibungbubung pada 10 Maret 2025. Ia mengaku telah tiba di lokasi sejak pukul 4 sore, dan saat ia datang, antrean pembeli sudah sangat panjang. Beberapa panci besar yang berisi bahan kolak juga telah diisi ulang berkali-kali.
Karena tingginya permintaan, antrean tersebut dilayani oleh empat penjual agar tidak semakin panjang hingga waktu berbuka puasa. "Hasil war nih, nanti kita cobain di rumah," seru food blogger tersebut. Dengan tidak adanya tempat duduk, para pembeli hanya datang untuk membeli dan membawa pulang.
Harga satu porsi kolak lengkap adalah Rp20.000, yang terdiri dari isian seperti singkong, labu, biji salak, pisang, sagu rangi, dan pacar cina. Semua bahan bisa dicampur sesuai selera pembeli. Setelah sampai di rumah, Sibungbung memberikan ulasan tentang kolak yang dibelinya. Ia menyatakan bahwa isinya sangat melimpah dan terasa pekat.
"Singkongnya pulen juga, pekat, dan biji salaknya kenyel-kenyel empuk," tulisnya dalam ulasan. Di kolom komentar, banyak warganet yang mengenali lokasi penjualan kolak tersebut. Kolak yang viral di Mangga Besar itu terletak di seberang Stasiun Mangga Besar, sekitar kawasan Lokasari, Jakarta Barat, dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber pada, Selasa(18/3/2025).
Advertisement
Sudah Banyak Dikenal sejak Tahun 1990-an
Sejumlah warganet mengungkapkan bahwa penjual kolak tersebut sudah memiliki reputasi yang baik sejak lama. Namun, popularitasnya baru meningkat pesat setelah berbagai vlogger mengunggahnya di media sosial. Salah satu warganet menulis, "kalian pasti nontonnya Senin siang sambil rebahan, btw adzan masih lama ya." Sementara itu, warganet lain menambahkan, "Fyp nya pas lagi lapar laparnya." Komentar ini menunjukkan bagaimana kolak tersebut menjadi pilihan yang menarik saat perut keroncongan.
Lebih lanjut, seorang warganet menulis, "Mashaa Allah Di balik mba yg belanja ada sejuta kebaikan yg sudah membantu penjual takjil viral makin viral." Ini menunjukkan bahwa keberadaan penjual kolak tidak hanya memberikan keuntungan bagi dirinya, tetapi juga bagi orang lain di sekitarnya. Seorang warganet lainnya meminta agar orang-orang yang datang membeli kolak juga memperhatikan pedagang lain, dengan menulis, "please kalo kesitu beli dagangan bapak yg jual kerupuk juga di belakang yg jual ini. ksian dia bengong di saat yg laen antre beli kolak." Ini menunjukkan kepedulian warganet terhadap sesama pedagang.
Salah satu warganet juga merekomendasikan kolak neneknya, dengan mengatakan, "Ci cobaiin kolek nenek aku gaa kalah enak loh hehe harga nya juga terjangkau hehe." Hal ini menandakan bahwa banyak variasi kolak yang bisa dicoba dan masing-masing memiliki keunikan tersendiri. Di sisi lain, warganet lain berspekulasi tentang bahan yang digunakan, dengan menebak, "mungkin di campur tepung maizena jagung jadi kental." Ini menunjukkan antusiasme warganet untuk berbagi informasi dan pendapat.
Terakhir, seorang warganet memberikan informasi pribadi, mengatakan, "ci itu tetangga aku,,, klo aku yg beli lgs d layanin gk usah antri." Ini menambah dimensi sosial dalam diskusi mengenai penjual kolak, di mana hubungan antarwarga juga berperan dalam pengalaman berbelanja. Interaksi ini memperlihatkan bagaimana media sosial dapat menjadi wadah bagi orang-orang untuk berbagi cerita dan mendukung satu sama lain dalam komunitas mereka.
Advertisement
Cara Membuat Kolak Agar Rasa Tidak Asam
Di bulan Ramadan, kolak menjadi salah satu takjil yang paling banyak dicari dan disukai. Hidangan manis ini memiliki cita rasa yang khas, sehingga banyak orang menyukainya. Diantara berbagai variasi kolak, kolak pisang menjadi yang paling diminati karena cara pembuatannya yang relatif mudah.
Namun, tidak semua orang mampu menciptakan kolak dengan rasa yang memuaskan. Beberapa orang justru menghasilkan kolak yang memiliki rasa asam atau sepat, bahkan ada yang menambahkan pemanis buatan untuk menutupi kekurangan rasa tersebut.
Padahal, penggunaan pemanis buatan sebenarnya tidak diperlukan. Seperti yang ditunjukkan oleh kanal YouTube Amih Kitchen, kolak yang lezat dapat dibuat hanya dengan menggunakan daun pandan dan bahan-bahan dapur sederhana lainnya.
Advertisement
Berikut adalah Beberapa Tips untuk Membuat Kolak yang Enak
1. Kupas dan Potong Pisang
Siapkan beberapa buah pisang, kemudian kupas dan potong setiap pisang di atas talenan menjadi beberapa bagian dengan ukuran sedang. Tempatkan potongan pisang ke dalam mangkuk untuk direbus nantinya. Jenis pisang yang digunakan dapat disesuaikan dengan selera masing-masing. Namun, banyak orang merekomendasikan pisang tanduk karena teksturnya yang agak keras dan cita rasa manisnya yang pas.
2. Didihkan Air dalam Panci
Didihkan air dalam panci, tambahkan bahan-bahan dapur seperti 100 gram gula merah, satu sendok teh garam, dan 100 gram gula pasir. Garam memiliki fungsi penting di sini, yaitu untuk memperpanjang daya simpan kolak saat disimpan. Setelah itu, masukkan daun pandan ke dalam rebusan. Daun pandan dikenal dapat memberikan aroma harum pada makanan, khususnya kolak.
Pastikan untuk mengaduk rebusan sedikit agar rasa dari bahan-bahan dapat merata. Jika dianggap sudah cukup matang, segera matikan kompor. Saring rebusan untuk menghilangkan semua ampas yang tertinggal. Setelah disaring, kembalikan rebusan ke dalam panci untuk direbus kembali.
Selanjutnya, masukkan semua potongan pisang ke dalam panci untuk direbus. Untuk menambah cita rasa gurih kolak pisang, tambahkan satu bungkus kecil santan instan ke dalam rebusan. Aduk terus kolak pisang sambil direbus hingga benar-benar matang dan mencapai kekentalan yang diinginkan.
Setelah matang, tuangkan kolak pisang ke dalam mangkuk untuk disajikan sebagai hidangan takjil yang manis dan lezat. Dengan langkah-langkah ini, kolak pisang yang dihasilkan akan memiliki rasa yang nikmat dan aroma yang menggugah selera.