Trik Membuat Pisang Goreng Krispi Tahan Lama, Tanpa Perlu Baking Soda

Berikut adalah resep pisang goreng renyah yang tahan lama tanpa menggunakan terigu dan baking soda.

Nurrohman Sidiq
Oleh Nurrohman Sidiq - Reporter
Trik Membuat Pisang Goreng Krispi Tahan Lama, Tanpa Perlu Baking Soda
Ilustrasi pisang goreng krispi. (Foto: YouTube/Dapur Hasika) (© 2024 Liputan6.com)

Pisang goreng adalah salah satu camilan yang sangat populer di kalangan masyarakat karena memiliki rasa manis dan tekstur renyah yang menggoda saat digigit. Rasa manis alami dari pisang sebagai bahan utama sudah cukup membuatnya lezat, bahkan tanpa tambahan gula.

Namun, untuk mendapatkan tekstur yang garing pada pisang goreng, umumnya pisang dilapisi dengan adonan tepung sebelum digoreng. Agar pisang goreng menjadi renyah dan enak, banyak orang memilih tepung terigu sebagai bahan utama dalam adonan pelapisnya. Tepung terigu tidak hanya memberikan kerenyahan, tetapi juga berfungsi untuk mengikat bahan-bahan lain dalam adonan. Beberapa resep bahkan menambahkan baking soda untuk mendapatkan tekstur pisang goreng yang lebih garing dan tahan lama.

Meski demikian, terdapat beberapa metode alternatif untuk membuat pisang goreng yang renyah tanpa memanfaatkan tepung terigu atau baking soda. Salah satu pembuat konten di kanal YouTube, Cooking, mengungkapkan bahwa ada trik khusus yang dapat membuat pisang goreng krispi tetap renyah meski sudah dalam keadaan dingin. Menurutnya, cara ini sangat efektif untuk menjaga kerenyahan pisang goreng lebih lama. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai trik tersebut yang sudah dirangkum pada Jumat (15/11/2024).

Untuk membuat pisang goreng krispi yang awet, seorang warganet membagikan resep yang menggunakan tepung beras sebagai bahan utamanya. Berbeda dengan metode tradisional yang biasanya memakai tepung terigu, resep ini memanfaatkan kombinasi tepung beras, tepung tapioka, dan telur. Penggunaan tepung beras memberikan tekstur yang lebih renyah dan daya tahan yang lebih lama, sementara tepung tapioka berfungsi untuk menciptakan lapisan keriting pada pisang goreng. Dengan begitu, pisang goreng yang dihasilkan tidak hanya enak, tetapi juga menarik secara visual.

Tepung beras dipercaya mampu menghasilkan tekstur yang lebih garing karena karakteristiknya yang berbeda dibandingkan dengan tepung terigu. Ketika dicampur dengan tepung tapioka, hasilnya adalah pisang goreng yang terasa lebih renyah dan memiliki bentuk keriting yang menarik di permukaan. Kombinasi ini membuat pisang goreng tersebut menjadi pilihan yang tepat bagi siapa saja yang ingin menikmati camilan yang tidak hanya lezat tetapi juga tahan lama.

Langkah pertama dalam resep ini adalah menyiapkan adonan kental yang akan digunakan untuk melapisi pisang. Campurkan 10 sendok makan tepung beras, 1 sendok makan tepung tapioka, setengah sendok teh garam, dan 200 ml air. Penting untuk menuangkan air secara bertahap sambil terus diaduk agar semua bahan tercampur dengan baik dan menghasilkan konsistensi yang tepat. Adonan kental ini berfungsi sebagai lapisan awal sebelum pisang digoreng. Dengan adanya adonan ini, pisang akan lebih padat dan tidak mudah hancur saat proses penggorengan.

Selain itu, adonan kental juga memberikan kelembutan yang seimbang dengan kerenyahan pada bagian luar. Dengan demikian, tekstur yang dihasilkan saat digoreng akan lebih nikmat dan menggugah selera. Menggunakan adonan ini juga membantu menciptakan rasa yang lebih kaya pada pisang goreng.

Setelah adonan kental siap, langkah selanjutnya adalah membuat adonan cair yang akan memberikan lapisan kremesan yang renyah. Untuk itu, siapkan 10 sendok makan tepung beras, 1 sendok makan tepung tapioka, sedikit vanili bubuk, satu bungkus santan kental 65 ml, serta satu butir telur. Campurkan semua bahan ini dengan 500 ml air secara bertahap.

Adonan cair ini memiliki tujuan untuk menciptakan lapisan renyah yang khas di atas pisang. Dengan tekstur yang lebih encer, adonan ini akan menghasilkan kremesan ketika pisang digoreng dalam minyak panas.

Langkah berikutnya adalah menggoreng pisang yang sudah dicelupkan ke dalam adonan kental. Pertama, panaskan minyak dalam wajan, kemudian masukkan pisang yang telah dilapisi adonan tersebut ke dalam minyak yang sudah panas. Goreng pisang tersebut hingga bagian luar mulai terasa kaku, kemudian balikkan agar matang merata. Setelah itu, tambahkan adonan cair secara bertahap ke dalam minyak untuk menciptakan lapisan kremes yang renyah.

Proses penambahan adonan cair ini perlu diulang beberapa kali sesuai dengan ketebalan lapisan kremes yang diinginkan. Semakin banyak adonan cair yang ditambahkan, maka lapisan kremesan yang dihasilkan akan semakin tebal. Dengan cara ini, Anda akan mendapatkan pisang goreng yang tidak hanya renyah di luar, tetapi juga memiliki cita rasa yang lezat di dalamnya.

Setelah pisang goreng matang dan mendapatkan tingkat kerenyahan yang diinginkan, segera angkat dan tiriskan untuk menghapus kelebihan minyak. Dengan demikian, pisang goreng ini siap untuk disajikan dengan tekstur yang renyah dan kremesan yang keriting. Hasil akhirnya, pisang goreng ini memiliki rasa yang lebih gurih, dipadukan dengan manis alami dari pisang yang lezat.

Camilan ini sangat cocok dinikmati pada sore hari bersama secangkir teh atau kopi hangat. Selain memiliki rasa manis dan gurih, tekstur renyah dari pisang goreng ini menjadikannya camilan favorit bagi banyak orang dari berbagai kalangan.

Tepung beras dan tepung terigu memiliki perbedaan dalam kandungan pati, yang berdampak pada tekstur hasil olahan. Dengan kata lain, tepung beras menghasilkan tekstur yang lebih renyah dibandingkan dengan tepung terigu.

Tepung terigu umumnya menghasilkan tekstur yang lebih lembut pada makanan, tetapi memiliki kelemahan dalam hal kerenyahan. Sebaliknya, tepung beras cenderung memberikan hasil yang lebih renyah, meskipun teksturnya tidak sehalus tepung terigu.

Untuk mendapatkan hasil gorengan pisang yang lebih renyah, sebaiknya gunakan adonan cair dengan proporsi air yang lebih banyak. Selanjutnya, tuangkan adonan tersebut ke dalam minyak panas saat pisang sedang digoreng.

Rekomendasi