Reality show populer, The Apprentice: ONE Championship Edition mulai tayang di Netflix sejak 1 Februari 2022. Acara ini memadukan business challenge dan physical task di setiap episode.
Tidak seperti The Apprentice terdahulu, 'formula' baru The Apprentice ini menampilkan 16 peserta yang berprofesi sebagai atlet dan CEO dari 11 negara. Salah satunya adalah Paulina Purnomowati.
Paulina Purnomowati adalah satu-satunya wakil Indonesia di The Apprentice: ONE Championship Edition. Wanita karier nan sukses ini punya sederet prestasi. Yuk, kenalan lebih jauh dengannya!
Advertisement
Mewarisi Bakat sang Ayah
Paulina mengaku kalau dirinya mewarisi bakat kepemimpinan dari sang ayah. Kemampuan inilah yang menjadi salah satu modal utamanya dalam memasuki dunia bisnis.
Buat mempertajam kemampuannya, Paulina mendalami ilmu bisnis dan pemasaran di Northeastern University, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Dari sanalah ia mengantungi gelar MBA.
Duduki Posisi Kunci di Perusahaan-Perusahaan Besar
Paulina pernah bekerja di berbagai perusahaan bergengsi. Jabatannya pun tak main-main. Semuanya merupakan posisi strategis.
Ia pernah menjabat sebagai country head Indonesia di Global Brands Group Asia, country manager di Inditex Indonesia, dan country manager Indonesia di Valiram Group.
Advertisement
Mantan Atlet yang Cinta Olahraga sejak Kecil
Tak hanya jago di bidang bisnis, Paulina juga menggemari olahraga. Ia bahkan mengaku sempat menjadi atlet di usia muda.
"Kalau orang-orang yang tahu aku, aku punya dua sisi yang sangat kuat. Satu, tentang my business savviness, satu lagi olahraga," katanya dalam wawancara eksklusif dengan awak media (9/2/2022).
Karena sudah 'akrab' dengan olahraga sejak kecil, Paulina masih semangat menjajal berbagai jenis aktivitas fisik hingga sekarang.
"Aku ikut triatlon, aku ikut maraton, aku cobain surfing, segala macem," ceritanya dengan semangat.
Advertisement
Melepas Pekerjaan Terakhir demi The Apprentice
Keterlibatan Paulina di The Apprentice ternyata tak direncanakan. Paulina bahkan mengaku kalau dirinya sempat tak berminat.
Dorongan untuk mengikuti reality show yang dipimpin oleh CEO ONE Championship, Chatri Sityodtong itu justru didapat dari salah satu temannya. Sang kawan sangat merekomendasikan Paulina, bahkan sampai mengirimkan CV-nya ke tim The Apprentice: ONE Championship Edition.
Ternyata resume Paulina mengesankan tim The Apprentice dan membuatnya diundang untuk wawancara langsung dengan Chatri. Miliuner dan raja media olahraga Asia Tenggara itu pun menyatakan kalau Paulina masuk enam belas besar.
Tak pernah separuh hati dalam melangkah, Paulina pun memutuskan untuk menanggalkan jabatan country manager di perusahaan retail besar yang sedang dipegangnya. "Aku nggak akan bisa ninggalin timku dalam keadaan gonjang-ganjing COVID kalau misalnya aku masih setengah-setengah," ceritanya.
Advertisement
Berbisnis dengan Hati
Paulina merasa keputusannya untuk menjadi peserta The Apprentice: ONE Championship Edition sangat tepat. Ia merasa seperti 'mendapat jalan' untuk mengikuti acara ini. Terutama karena nilai-nilainya dalam berbisnis memiliki banyak kesamaan dengan Chatri Sityodtong.
Walaupun sudah berada di posisi atas, Paulina selalu memegang prinsisp untuk berbisnis dengan hati. "Bisnis—at the end of the day—[memang] sadis. Cuma, kita sebagai manusia, kan, nggak harus sadis. Harus pakai hati," tuturnya.
Sepak terjang Paulina dan kontestan lain bisa disaksikan di Netflix. Selain menyuguhkan tantangan bisnis yang mengasah otak di setiap episode, The Apprentice: ONE Championship Edition juga mengajak penonton untuk 'mencuri' ilmu dari para CEO dunia. Mulai dari Anthony Tan (Grab), Eric Yuan (Zoom), sampai Jeff Lawson (Twilio).