Cahaya adalah sumber kehidupan, dan ini terefleksi pada industri lighting yang selama ini dikenal sebagai subsektor ekonomi kreatif dibawah arsitektur, interior, dan industri elektronik. Padahal industri pencahayaan ini membutuhkan keahlian tersendiri dan memiliki potensi yang sangat besar. Sudah selayaknya industri lighting mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah dengan menetapkannya sebagai spektrum baru di sektor ekonomi kreatif.
"Industri pencahayaan di Indonesia berkembang sangat pesat dan perlu terus didorong tumbuh kembangnya menggunakan kreativitas anak bangsa yang luar biasa bagus dan pembuatan semaksimal mungkin dibuat di dalam negeri. Maka dari itu, dibutuhkan kolaborasi bersama berbagai spektrum kreatif untuk mendapatkan hasil yang berbeda-beda dan juga mendorong UKM, khususnya handicraft lokal untuk diakui kualitasnya di mata dunia," ujar Robby Permana Mannas CEO DUA Lighting Collective.
Kolaborasi DUA Lighting, Rinaldy A. Yunardi, dan Era Soekamto untuk Le Maison&Objet
Berkolaborasi dengan dua desainer kebanggaan Indonesia yang sudah mendunia, Rinaldy A. Yunardi dan Era Soekamto, lahirlah sebuah karya lighting art piece bertema 'Dewa Nawa Sanga'. Lighting bernilai seni tinggi ini terinspirasi dari kearifan Surya Majapahit yang dibawa ke panggung La Maison&Objet, Paris pada Oktober 2019 silam.
Perkenalan karya kolaborasi ini memang sempat tertunda. Namun, hal tersebut tak sampai menyurutkan semangat untuk berkarya dan berkolaborasi yang tetap ada dan berkelanjutan.
Advertisement
Terinspirasi dari Simbol-Simbol Majapahit
Dewa Nawa Sanga decorative lighting for Le Maison&Objet Paris Exhibition merupakan kolaborasi apik antara DUA Lighting, Rinaldy A. Yunardi, dan Era Soekamto dari Nusantara Wisdom.
"Dewa Nawa Sanga merupakan simbol berdayanya insan Indonesia dalam berkarya, merupakan dasar filosofi logo kerajaan Majapahit yang mempunyai arti pemimpin yang bijaksana adalah pemimpin yang selaras dengan Tuhan, antar manusia, dan senantiasa belajar dari alam semesta. Seperti surya yang selalu menerangi dunia, art piece ini dibuat untuk mengingatkan kita untuk senantiasa menjaga keseimbangan alam semesta ini, inilah sebaik-baiknya kontribusi manusia pada kehidupan,” papar Era Soekamto.
Advertisement
Gandeng Siswa SD di Pasuruan untuk Dukung Para Seniman Cilik
Selama masa pandemi, DUA Lighting juga berkontribusi membantu kreativitas siswa SD di Pasuruan untuk berkarya dengan menggambar tokoh dan simbol yang terinspirasi dari sejarah nusantara. Gambar-gambar ini kemudian direalisasikan menjadi dekorasi lampu meja yang indah. Hasil penjualannya dapat memberikan bantuan bagi para pengrajin dan para kreator cilik yang berbakat.
"Kami berharap kolaborasi ini mampu memberikan Big Impact sebagai bentuk kontribusi bersama untuk membangkitkan semangat dan memutar roda ekonomi dalam masa pandemi ini," tutup Rinaldy optimis.