Mattel Luncurkan Boneka Barbie dengan Sosok Penemu Vaksin AstraZeneca, Sarah Gilbert

Selain Gilbert, Mattel juga meluncurkan boneka yang terinspirasi dari para pekerja perempuan di garis depan penanganan Covid-19 secara bersamaan.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
Mattel Luncurkan Boneka Barbie dengan Sosok Penemu Vaksin AstraZeneca, Sarah Gilbert
Boneka Barbie Sarah Gilbert. ©2021 Mattel/AFP

Mattel kerap mengapresiasi para tokoh dunia yang dianggap inspiratif lewat produk terlaris mereka, boneka Barbie. Perusahaan ini sudah sering membuat Barbie edisi terbatas dengan meminjam sosok para perempuan berprestasi dari dari seluruh dunia. Mulai dari Frida Kahlo, Amelia Earheart, petenis Naomi Osaka, hingga desainer Indonesia, Anne Avantie. Kini, Mattel melempar Barbie edisi terbaru yang terinspirasi dari sosok Sarah Gilbert.

Selain Gilbert, Mattel juga meluncurkan boneka yang terinspirasi dari para pekerja perempuan di garis depan penanganan Covid-19 secara bersamaan. Mereka adalah Dr. Audrey Sue Cruz dari Amerika Serikat, Dr, Jacqueline Goes de Jesus dari Brasil, Dr. Kirby White dari Australia, Dr. Chika Stacy Oriuwa dari Kanada, dan perawat Amy O'Sullivan, RN.

"Barbie berkomitmen untuk menangkat sosok panutan yang telah membuat dampat positif di masa-masa penuh tantangan ini. Hari ini, kami dengan bangga mengapresiasi enam pekerja garis depan dari seluruh dunia, dengan boneka #Barbie tiada duanya yang mirip mereka. Mulai dari perawat UGD sampai peneliti biomedis dan lain-lain, para pahlawan ini terus bangkit untuk melayani masyarakat di waktu yang sangat dibutuhkan ini dan menginspirasi generasi sekarang dan mendatang untuk mengikuti langkah mereka," tulis Barbie di unggahan Instagram.

Barbie juga berdonasi untuk organisasi pilihan Gilbert, Women in Science and Engineering yang menyalurkan sumber daya penjangkauan untuk menginspirasi para remaja perempuan agar mempertimbangkan karier di bidang sains, teknologi, teknik, atau matematika (STEM).

Sosok Profesor Sarah Gilbert yang Melepas Paten AstraZeneca ke Publik

Dame Sarah Gilbert adalah ilmuwan asal Inggris yang memimpin proyek pembuatan vaksin Oxford-AstraZeneca Covid-19 atau lebih dikenal dengan nama AstraZeneca saja.

Gilbert adalah seorang profesor di bidang vaksinologi dari Jenner Institute, University of Oxford. Sejumlah penelitian pernah ia lakukan sebelum akhirnya memimpin pembuatan vaksin AstraZeneca-Oxford. Menurut laman resmi University of Oxford, Gilbert telah melakukan pengembangan dan tes sejumlah vaksin selama kurang lebih 10 tahun. Dia memimpin pengembangan antigen untuk malaria dan influenza.

Ketika ilmuwan China sudah menerbitkan struktur genetik virus penyebab Covid-19, Gilbert dan tim mulai bekerja mengembangkan vaksin AstraZeneca. Gilbert melepas paten untuk vaksin itu kepada publik, sehingga negara mana pun bisa memproduksi vaksin Covid-19 secara mandiri dengan harga murah.

Dapat Standing Ovation di Wimbledon

Nama Sarah Gilbert sempat viral di dunia maya karena mendapat standing ovation di Wimbledon, Inggris, pada 28 Juni 2021. Gilbert secara istimewa diundang Panitia Wimbledon untuk menonton kejuaraan tenis bergengsi itu.

Saat menyaksikan laga antara Novak Djokovic dan Jack Draper, penyiar menyebutkan nama-nama tamu undangan istimewa kala itu. Salah satunya adalah Gilbert. Setelah nama Gilbert disebut sebagai pemimpin pengembangan vaksin anti-Covid, tepuk tangan meriah lansung membahana di stadion. Disusul dengan standing ovation oleh para hadirin kepada Gilbert.

Terkait boneka Barbie yang dibuat menyerupai dirinya, Gilbert berharap agar boneka tersebut bisa menginspirasi anak-anak perempuan untuk menekuni STEM.

"Saya bersemangat untuk menginspirasi generasi perempuan berikutnya ke dalam karir STEM. Saya berharap anak-anak yang melihat Barbie saya akan menyadari betapa pentingnya karir dalam sains, untuk membantu dunia di sekitar kita," terang Gilbert seperti dilansir Sky News (4/8/2021).

"Saya berharap boneka ini akan menunjukkan kepada anak-anak, karier yang mungkin tidak mereka sadari, seperti menjadi seorang ahli vaksin," harapnya.

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, Barbie juga merilis boneka bersosok para pahlawan Covid-19 lainnya bersamaan dengan boneka Sarah Gilbert. Ada perawat ruang gawat darurat Amy O'Sullivanyang menangani para pasien Covid-19 pertama di Rumah Sakit Wycoff di Brooklyn, New York. Lalu, ada Dr. Audrey Cruz, tenaga kesehatan dari Las Vegas yang bergabung dengan dokter Asia-Amerika lainnya untuk melawan bias dan diskriminasi rasial.

Tak ketinggalan Dr. Chika Stacy Oriuwa, seorang psikiater di University of Toronto, Kanada, yang giat melawan rasisme sistemik dalam perawatan kesehatan. Sosok keempat adalah peneliti biomedis Dr. Jacqueline Goes de Jesus dari Brasil yang memimpin pengurutan genom varian Covid-19. Terakhir, ada Dr. Kirby Whitby yang ikut mendirikan Gowns for Doctors, yaitu baju untuk tenaga medis yang dapat dicuci dan digunakan kembali.

Rekomendasi