Keren, produsen fashion Spanyol ini bikin baju dari limbah plastik

Selain limbah plastik, Ecoalf juga memanfaatkan jaring ikan dan ban bekas sebagai bahan pakaian atau aksesoris.

Nanda Farikh Ibrahim
Keren, produsen fashion Spanyol ini bikin baju dari limbah plastik
Sejumlah rompi dan sebuah tas yang terbuat dari limbah yang didaur ulang dipajang di toko Ecoalf di Madrid, Spanyol, pada 11 November 2015. Ecoalf yang didirikan pada 2010 lalu ini merupakan produsen fashion yang berbasis di Madrid. ©AFP PHOTO/PEDRO ARMESTRE
1 dari 8 halaman
Keren, produsen fashion Spanyol ini bikin baju dari limbah plastik
Ecoalf telah meluncurkan pakaian dan aksesoris 'generasi baru' yang terbuat dari limbah botol plastik, jaring ikan, hingga ban bekas yang ditemukan di jalanan. ©AFP PHOTO/PEDRO ARMESTRE
2 dari 8 halaman
Keren, produsen fashion Spanyol ini bikin baju dari limbah plastik
Limbah plastik bekas yang sudah dipotong kecil-kecil saat diolah sebelum dijadikan baju. ©AFP PHOTO/PEDRO ARMESTRE
3 dari 8 halaman
Keren, produsen fashion Spanyol ini bikin baju dari limbah plastik
Ecoalf mendapatkan plastik-plastik bekas tersebut dari pemulung hingga nelayan. ©AFP PHOTO/PEDRO ARMESTRE
4 dari 8 halaman
Keren, produsen fashion Spanyol ini bikin baju dari limbah plastik
Plastik-plastik tersebut didaur ulang menjadi benang. ©AFP PHOTO/PEDRO ARMESTRE
5 dari 8 halaman
Keren, produsen fashion Spanyol ini bikin baju dari limbah plastik
Deretan benang hasil daur ulang limbah plastik. ©AFP PHOTO/PEDRO ARMESTRE
6 dari 8 halaman
Keren, produsen fashion Spanyol ini bikin baju dari limbah plastik
Benang-benang ini kemudian dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat baju, tas, hingga sepatu. ©AFP PHOTO/PEDRO ARMESTRE
7 dari 8 halaman
Keren, produsen fashion Spanyol ini bikin baju dari limbah plastik
Deretan benang hasil daur ulang limbah plastik. ©AFP PHOTO/PEDRO ARMESTRE
8 dari 8 halaman
Keren, produsen fashion Spanyol ini bikin baju dari limbah plastik
Sejumlah jaket tebal yang terbuat dari limbah plastik dipajang di toko Ecoalf di Madrid, Spanyol, pada 11 November 2015. ©AFP PHOTO/PEDRO ARMESTRE
Rekomendasi