Cita-cita jadi buta terwujud, perempuan AS ini mengaku bahagia

Lahir dengan anggota tubuh lengkap, perempuan ini justru ingin jadi orang cacat.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
Cita-cita jadi buta terwujud, perempuan AS ini mengaku bahagia
Jewel Shuping. ©2015 Merdeka.com/Barcroft TV

Kebanyakan orang yang memiliki anggota tubuh tak lengkap memimpikan tubuh yang sempurna seperti manusia pada umumnya. Namun perempuan dengan tubuh normal ini justru ingin jadi cacat.Dilansir News Channel 4 (1/10), Jewel Shuping, 30, perempuan asal North Carolina, Amerika Serikat mengalami kondisi kejiwaan Body Integrity Identity Disorder (BIID). Pasien BIID biasanya adalah orang-orang yang memiliki tubuh sempurna namun ingin menjadi cacat. Biasanya gangguan ini disertai kecenderungan untuk mengamputasi salah satu bagian tubuh.Jewel sendiri ingin menjadi orang buta sejak usia dini. Dia sangat suka berpura-pura jadi tuna netra sejak anak-anak. Dia kerap menirukan gerak-gerik penyandang tuna netra. Ketika menginjak usia remaja, Jewel mulai mengenakan kacamata hitam tebal dan menggunakan tongkat. Pada usia 20, dia sudah menguasai berbahasa braille.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Photo credit: Barcroft TV"Pada saat saya berusia enam tahun saya ingat pikiran tentang menjadi buta membuat saya merasa tenang," katanya pada Barcroft TV.Hobi pura-pura buta Jewel berkembang menjadi obsesi tak wajar saat dia mencapai usia 21 tahun. Pada tahun 2006, dia mengklaim telah menemukan seorang psikolog yang bersedia membantunya menjadi buta. Menurut Jewel psikolog itu meneteskan sejenis obat tetes mata keras dan cairan pembersih pipa ke bola matanya.


"Rasanya sakit. Mata saya seolah berteriak dan saya merasakan beberapa tetes cairan pembersih mengalir ke pipi dan membakar kulit saya," katanya. "Tetapi yang saya pikirkan adalah 'Saya akan segera buta, semuanya akan baik-baik saja'."Menurut Jewel, butuh waktu sekitar setengah tahun untuk menjadikan matanya rusak total. Salah satu bola matanya sampai harus diangkat. Sementara matanya yang lain menderita glaukoma dan katarak akut.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Photo credit: Barcroft TVPada awalnya Jewel mengaku kepada keluarga kalau kebutaannya merupakan kecelakaan. Tetapi kebohongan ini segera terbongkar. Sejak itu ibu dan kakaknya memutuskan hubungan kontak. Namun Jewel sama sekali tidak menyesal dengan keputusan yang dia ambil."Saya benar-benar merasa seperti inilah saya seharusnya sejak lahir, saya harus buta sejak lahir," katanya.

Rekomendasi