Wow, RS Jepang ini pakai mini sushi buat uji ketelitian calon dokter

Karena perhatian terhadap detail terkecil adalah syarat wajib untuk menjadi dokter bedah yang baik.

Tantri Setyorini
Oleh Tantri Setyorini - Reporter
Wow, RS Jepang ini pakai mini sushi buat uji ketelitian calon dokter
Tes calon pegawai magang di Kurashiki Central Hospital, Jepang. ©2015 Merdeka.com/AOL Japan

Sebagai rumah sakit dengan program medical internship terbaik di Jepang, Kurashiki Central Hospital tak main-main dalam memilih mahasiswa kedokteran yang hendak magang di sana. Mereka membuat uji kelayakan khusus yang tak bakal ada di rumah sakit lain.Tak cukup dengan memiliki kemampuan di bidang medis saja, calon pegawai magang diuji dengan serangkaian tes yang melibatkan miniatur sushi dan origami.Dilansir Oddity Central, untuk permulaan mereka diminta untuk membuat origami burung bangau dengan peralatan bedah. Bukan perkara mudah, karena ukuran origami tak boleh lebih dari 1,5 sentimeter persegi.Selanjutnya, para pelamar diminta untuk menyusun kembali bagian-bagian tubuh serangga dengan peralatan bedah. Padahal serangga tersebut cuma berukuran 35 milimeter dan anggota tubuhnya sudah dipisah menjadi 13 bagian. Satu bagian saja rusak, dan si calon pegawai magang pun dinyatakan gugur.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Photo source: AOL Japan, PR Times JapanDalam tes terakhir, mereka harus membuat satu set sushi dengan satu bulir nasi dan bahan makanan lain yang sudah disediakan. Sushi tersebut ukurannya tidak boleh lebih dari 5 milimeter.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Photo source: AOL Japan, PR Times JapanYang lebih parah, tiga tantangan ini harus diselesaikan dalam waktu 15 menit. Jadi masing-masing tugas harus selesai dalam waktu 5 menit.Terdengar mengada-ada? Pada kenyataannya, pihak rumah sakit berpendapat kalau tes ini penting dalam menguji tingkat konsentrasi, koordinasi, dan ketahanan mental para pelamar. Tentu saja, selain tangkas dalam membuat origami dan sushi mini, mereka masih harus lolos serangkaian tes untuk membuktikan kecakapan di bidang medis.

Rekomendasi