Jangan Direbus, Ini Trik Masak Sate Kambing dari Daging Tua Biar Empuk dan Anti Prengus

Sate kambing dari daging yang sudah tua akan tetap empuk walaupun tidak direbus. Berikut triknya.

Nurrohman Sidiq
Oleh Nurrohman Sidiq - Reporter
Jangan Direbus, Ini Trik Masak Sate Kambing dari Daging Tua Biar Empuk dan Anti Prengus
Jangan Direbus, Ini Trik Masak Sate Kambing dari Daging Tua Biar Empuk dan Anti Prengus (Merdeka.com)

Sate kambing memiliki kekurangan utama berupa bau prengus, yaitu bau khas yang berasal dari feromon kambing. Selain itu, sering kali daging sate kambing menjadi keras karena menggunakan daging kambing yang sudah tua.

Meskipun demikian, pemilik kanal YouTube Heru Sutrisno memiliki metode unik agar daging kambing tua tetap empuk dan tidak berbau prengus saat dibuat sate. Hebatnya, ia tidak merebus daging kambing sama sekali.

Jadi, apa rahasia yang ia gunakan? Temukan jawabannya dalam ulasan berikut yang disusun pada Rabu (29/05/2024).

Pisahkan Lemak Kambing
Dok. Istimewa

Pilihlah beberapa potongan daging kambing yang berusia lebih dari dua tahun. Bagian tubuh kambing yang dipilih bisa bervariasi karena tidak terlalu berpengaruh pada hasil akhirnya.

Pisahkan dan bersihkan semua lemak yang terdapat pada daging kambing tersebut. Lemak kambing dapat menghalangi proses pelunakan daging sehingga perlu dibuang.

Potong Daging Kecil-kecil
Dok. Istimewa

Langkah berikutnya adalah memotong daging kambing kecil-kecil seh

Disamping itu, potongan daging kambing yang kecil juga akan lebih gampang dikunyah.

Rendam dalam Bumbu
Dok. Istimewa

Letakkan segala potongan daging kambing ke dalam wadah, lalu campurkan ragam bumbu seperti irisan bawang putih, kecap, gula merah, garam, dan merica ke dalamnya. Proporsi bumbu wajib disesuaikan dengan jumlah total daging yang dipakai.

Campur aduk bumbu sampai tersebar rata dan terserap seluruhnya oleh daging kambing. Sesudah itu, biarkan selama satu jam untuk memberikan kesempatan pada daging agar melalui proses perendaman.

Masukkan ke Tusuk Sate
Dok. Istimewa

Setelah satu jam berlalu, daging-daging itu ditusuk dengan tusuk sate. Biasanya, setiap tusuk sate berisi sekitar tujuh potong daging. Pada titik ini, daging kambing sudah lembut sekali dan mudah ditusuk dengan tusuk sate.

Setelah semua daging kambing telah habis, sate kambing siap untuk dipanggang dan disajikan.

Sebelum memasak daging, adalah kebiasaan umum untuk membersihkannya, terutama saat menyiapkan daging kambing. Tetapi, mencuci daging kambing bisa menghasilkan aroma yang tidak sedap, atau bau prengus.

Daging kambing tidak hanya kaya akan protein, tetapi juga mengandung sejumlah nutrisi penting seperti zat besi, seng, dan nutrisi lainnya.

Oleh karena itu, sepuluh tusuk sate ini memiliki sekitar 353 kalori, tanpa memperhitungkan bumbunya.

Jika ditambahkan dengan bumbu kacang, kalorinya dapat meningkat hingga 130.

Salah satu cara lain untuk mengurangi dampak buruk setelah mengonsumsi daging kambing adalah dengan meminum teh tawar hangat yang mengandung katekin atau teh hijau.

Disarankan untuk tidak mengonsumsi susu setelah menyantap daging kambing, karena kedua makanan tersebut mengandung zat besi dan kalsium yang berlebihan jika dikonsumsi bersamaan.

Rekomendasi