Butuh Teknik Memasak yang Tepat untuk Hasilkan Ayam Goreng Tepung Renyah Sepanjang Hari

Di balik aroma yang menggugah selera dan tekstur yang renyah pada ayam goreng, terdapat trik-trik yang sering kali terabaikan.

Shani Ramadhan Rasyid
Oleh Shani Ramadhan Rasyid - Reporter
Butuh Teknik Memasak yang Tepat untuk Hasilkan Ayam Goreng Tepung Renyah Sepanjang Hari
Ilustrasi ayam crispy/Copyright Freepik/jcomp (© 2025 Liputan6.com)

Ayam goreng tepung yang renyah bukan hanya sekadar nostalgia masa kecil yang cepat terlupakan, tetapi juga hidangan yang dapat dinikmati dengan kerenyahan yang terjaga sepanjang hari jika memasaknya dilakukan dengan cara yang benar. Banyak orang merasa bingung mengapa tekstur crispy tidak dapat bertahan lama, padahal kunci keberhasilan terletak pada tahap persiapan yang sederhana namun sangat penting. Proses marinasi yang tepat hingga pengaturan suhu penggorengan yang ideal adalah langkah-langkah yang saling berkaitan dan memiliki dampak besar terhadap hasil akhir.

Apakah Anda penasaran bagaimana serangkaian teknik dapur dapat menjaga kerenyahan ayam goreng selama berjam-jam? Di balik aroma yang menggugah selera dan tekstur yang renyah, terdapat trik-trik yang sering kali terabaikan oleh banyak orang. Dengan menguraikan langkah-langkah secara sistematis, Anda bisa mengubah ayam goreng biasa menjadi hidangan istimewa yang tetap kriuk hingga saat disajikan.

Untuk memastikan setiap gigitan tetap crunchy hingga akhir, simaklah rangkaian langkah praktis yang disusun dengan runut, mulai dari tahap marinasi, adonan basah dan kering, teknik pencelupan berganda, hingga penggorengan deep frying—agar setiap gigitan tetap crunchy hingga sepanjang hari.

Rahasia Ayam Goreng Tepung Renyah Sepanjang Hari, Butuh Teknik Memasak yang Tepat
Ilustrasi ayam crispy/Copyright Freepik/jcomp © 2025 Liputan6.com

Langkah pertama yang sangat penting dalam menciptakan tekstur ayam goreng tepung adalah proses marinasi. Pada tahap ini, ayam dibumbui dengan bahan-bahan sederhana seperti garam dan merica, serta ditambahkan bawang merah dan bawang putih untuk memberikan rasa yang lebih kaya. Marinasi bertujuan agar bumbu dapat meresap dengan baik, menjadikan daging ayam lebih lembut, dan mempersiapkan ayam agar lapisan tepung dapat melekat dengan baik.

Proses marinasi ini sebaiknya dilakukan selama minimal 30 menit hingga satu jam, namun jika memungkinkan, bisa diperpanjang hingga 12 hingga 24 jam dalam lemari pendingin. Hal ini akan memperkuat kelembutan daging sekaligus mengunci kelembapan alami, sehingga adonan tepung yang digunakan nantinya dapat lebih awet renyah. Dengan melakukan marinasi yang tepat, lapisan pertama pada ayam sudah terbentuk dengan baik. Ini akan sangat membantu dalam menjaga kerenyahan ayam goreng hingga berjam-jam setelah proses penggorengan.

Rahasia Ayam Goreng Tepung Renyah Sepanjang Hari, Butuh Teknik Memasak yang Tepat
Ilustrasi ayam crispy/Copyright Freepik/jcomp © 2025 Liputan6.com

Setelah proses marinasi selesai, langkah selanjutnya adalah mencampurkan tepung terigu dan maizena dengan perbandingan 80:20. Kemudian, tambahkan air es ke dalam campuran tersebut agar adonan basah dapat menempel dengan baik pada kulit dan daging ayam yang telah didinginkan. Hal ini juga berfungsi untuk memperpanjang kerenyahan lapisan luar.

Penggunaan air dingin dalam adonan basah sangatlah penting karena suhu rendah dapat memperlambat pembentukan uap yang berpotensi membuat tepung menjadi lembek. Dengan demikian, tekstur garing pada ayam dapat bertahan lebih lama. Dengan adanya adonan basah yang dibuat dengan tepat, lapisan tepung selanjutnya akan lebih mudah melekat dan tidak mudah terpengaruh oleh kelembapan, baik saat proses penggorengan maupun setelahnya.

Rahasia Ayam Goreng Tepung Renyah Sepanjang Hari, Butuh Teknik Memasak yang Tepat
Ilustrasi ayam crispy/Copyright Freepik/jcomp © 2025 Liputan6.com

Langkah berikutnya adalah menaburkan campuran adonan kering yang terdiri dari tepung terigu, tepung tapioka, dan tepung beras dengan perbandingan 4:1:1. Campuran ini juga ditambahkan sedikit baking soda serta rempah-rempah seperti garam, lada, bawang putih bubuk, dan ketumbar bubuk untuk menciptakan tekstur luar yang renyah dan gurih.

Teknik mencubit adonan dengan lembut pada bagian luar ayam, kemudian mengetuknya secara perlahan setelah melapisi, merupakan trik penting. Metode ini bertujuan agar adonan dapat mengembang dan membentuk tekstur keriting yang tahan lama. Proses ini sangat krusial untuk menciptakan permukaan yang garing dan tidak mudah lembek, karena struktur adonan yang baik akan mengembang secara optimal saat digoreng.

Rahasia Ayam Goreng Tepung Renyah Sepanjang Hari, Butuh Teknik Memasak yang Tepat
Ilustrasi ayam crispy/Copyright Freepik/jcomp © 2025 Liputan6.com

Untuk memperoleh lapisan tepung yang lebih tebal dan mampu menahan kelembapan, teknik pencelupan ganda sangatlah efektif. Proses ini dimulai dengan mencelupkan ayam ke dalam adonan basah, kemudian diikuti dengan adonan kering, dan diulang kembali dengan adonan basah dan kering hingga 2 sampai 3 kali. Dengan cara ini, akan terbentuk lapisan ganda yang kuat dan renyah.

Lapisan tepung yang berlapis ganda tidak hanya membuat ayam goreng tampak lebih tebal, tetapi juga membantu menjaga kerenyahannya lebih lama tanpa mengubah tekstur menjadi keras atau berat. Metode ini menjamin bahwa lapisan tepung tetap dapat bertahan dari uap dan kelembapan udara, sehingga kerenyahan tetap terjaga bahkan hingga delapan jam setelah proses penggorengan.

Rahasia Ayam Goreng Tepung Renyah Sepanjang Hari, Butuh Teknik Memasak yang Tepat
Ilustrasi ayam crispy/Copyright Freepik/jcomp © 2025 Liputan6.com

Proses akhir dalam memasak ayam adalah dengan menggorengnya menggunakan teknik deep frying. Metode ini melibatkan penggunaan minyak dalam jumlah yang cukup banyak sehingga ayam dapat terendam sepenuhnya, memastikan bahwa dagingnya matang secara merata dan lapisan tepung tidak mudah terlepas atau mengalami perubahan tekstur.

Penting untuk mengatur suhu minyak sejak awal agar ayam dapat matang hingga bagian dalam. Proses ini dimulai dengan suhu sedang, dan ketika warna ayam mulai berubah menjadi keemasan, suhu dapat sedikit ditingkatkan untuk mendapatkan permukaan luar yang kecokelatan dan renyah. Dengan pengendalian yang tepat dalam proses deep frying, lapisan tepung yang krispi akan tetap kokoh dan renyah. Setelah ayam digoreng, pastikan untuk meniriskannya hingga benar-benar kering agar uap yang dihasilkan tidak membuat tepung menjadi lembek saat ayam mulai dingin.

- Pastikan ayam tidak terlalu lama direndam dalam tepung sebelum digoreng.

- Jangan overcrowd wajan saat menggoreng.

- Setelah digoreng, tiriskan ayam di atas kertas penyerap minyak untuk mengurangi kelembaban.

Rekomendasi