Advertisement
Ngobrolin soal dessert, es krim jadi salah satu pilihan yang jadi favorit. Hadir dengan berbagai varian rasa manis dan sensasi dingin yang unik, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa nggak bisa menolak kelezatannya. Tapi, tahu nggak sih kalau ternyata es krim mengalami perjalanan panjang dari awal kehadirannya sampai jadi dessert spesial yang dikenal saat ini?
Advertisement
Diperkirakan es krim mulai muncul sejak tahun 200 SM di Tiongkok. Kalau menurut cerita, masyarakat di masa itu mengambil salju yang diambil dari pegunungan dan dihidangkan bersama buah-buahan serta madu.
Advertisement
Sajian es krim kemudian mulai mengalami perkembangan dan populer di kalangan bangsawan Romawi memasuki abad ke-4 SM. Bangsa Romawi saat itu berada di bawah kepemimpinan Kaisar Nero Claudius Caesar yang mengimpor salju dari pegunungan, dicampur dengan madu dan buah-buahan.
Advertisement
Penyebaran es krim semakin meluas di berbagai negara, salah satunya lewat jalur perdagangan. Kabarnya, Marco Polo mulai membawa resep pengolahan es krim dari Tiongkok ke negara asalnya, Eropa. Berbekal resep tersebut, para koki di Italia mulai mengembangkan resep membuat membuat es dari air dan susu.
Advertisement
Advertisement
Es krim mulai jadi makanan populer yang bisa dinikmati masyarakat luas sejak kemunculan kafe es krim pertama di Perancis. Di tahun 1670an, Francisco Procopion yang berasal dari Sisilia, Italia, membuka sebuah kafe es krim di Perancis.
Selain menjual es, ia juga menyediakan serbat, yaitu minuman tradisional yang diracik dari rempah-rempah dan bahan alami lainnya. Kafe ini langsung jadi favorit masyarakat setempat. Nah, sekitar tahun 1676, makin banyak bermunculan pembuat es di Paris, yaitu mencapai 250 orang. Dari sinilah akar penyebaran es krim yang mulai dikenal juga di negara-negara lain.
Advertisement
Nggak hanya dikenal di Paris, es krim juga mulai masuk di Amerika sekitar abad ke-18. Lalu di tahun 1874, Philadelphia berkembang menjadi kota pusat pembuatan es krim di negara tersebut.
Es krim yang beredar dan dijual bebas dibuat dari kombinasi bahan-bahan seperti susu, krim, dan sirup.
Seiring dengan penemuan mesin pembuat es krim di abad ke-19, inilah yang menjadi awal mula pengembangan industri es krim di Amerika.
Advertisement
Advertisement
Masyarakat Indonesia mulai mengenal es krim pertama kali ketika dibawa oleh bangsa Belanda di masa kolonial. Namun, saat itu masyarakat tidak bisa membuat es krim sesuai resep asli karena harga susu yang mahal dan tidak semua lapisan masyarakat bisa mendapatkan susu.
Dari sinilah kemudian masyarakat Indonesia mulai membuat es krim dengan resep yang disesuaikan kondisi, yaitu menggunakan santan.
Es puter merupakan contoh es krim lokal yang diolah dari santan.
Advertisement