Hampir setiap jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari tidak lepas dari penyedap rasa berupa MSG (monosodium glutamat) atau yang lebih dikenal sebagai vetsin. Meski penggunaannya dalam makanan tergolong aman, banyak orang yang beralih menggunakan penyedap alami demi menjaga kesehatan. Berikut adalah 11 bahan alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti MSG yang lebih sehat dan tetap lezat.
Advertisement
Garam dan gula merupakan penyedap alami yang tidak kalah dari MSG. Gula berfungsi untuk menyeimbangkan rasa asin dan asam dalam masakan, sedangkan garam memperkuat cita rasanya.
Meski keduanya merupakan bahan alami, pastikan Anda menggunakan gula dan garam dalam jumlah yang wajar. Konsumsi gula dan garam yang berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas, hipertensi, dan penyakit kronis lainnya.
Advertisement
Berbeda dengan garam meja yang diperoleh dari tanah, garam laut dibuat melalui proses penguapan air laut. Garam ini cocok menjadi pengganti MSG karena dapat memperkuat cita rasa masakan tanpa menjadikannya terlalu asin.
Kandungan klorida dalam garam laut juga bermanfaat bagi pencernaan, terutama untuk produksi asam lambung. Ditambah lagi, natrium klorida dalam garam ini ikut membantu penyerapan dan pengiriman zat gizi dari makanan.
Advertisement
Selain itu, bawang putih juga bermanfaat bagi pengidap hipertensi. Menurut sebuah studi dalam Pakistan Journal of Pharmaceutical Sciences, efek suplemen bawang putih dalam menurunkan tekanan darah tidak kalah dari obat hipertensi.
Advertisement
Kunyit kaya akan zat antioksidan dan antiradang. Menurut beberapa laporan studi, sifat antiradang ini berpotensi menyehatkan jantung, mencegah penyakit Alzheimer, dan bahkan mengurangi gejala radang sendi.
Advertisement
Jahe adalah bahan serbaguna yang bisa ditambahkan ke dalam tumis sayuran, dressing salad, bumbu marinasi, hingga roti. Sejumlah penelitian juga menemukan manfaat jahe bagi kesehatan, khususnya sistem pencernaan. Jahe bekerja dengan membantu fungsi enzim pencernaan, mengurangi produksi gas, dan melancarkan gerak makanan dalam usus.
Advertisement
Dari sisi kesehatan, jintan juga berpotensi untuk mengendalikan gula darah, melawan infeksi, dan mengatasi diare. Bahkan, studi terhadap hewan turut menunjukkan manfaat jintan dalam melawan kanker.
Advertisement
Kayu manis memberikan rasa khas yang cocok untuk hidangan manis maupun gurih. Anda bisa menggunakan penyedap alami ini untuk membuat kari, semur, kue lapis legit, hingga hidangan penutup seperti kue dan cinnamon roll.
Kayu manis juga bermanfaat untuk mengontrol gula darah. Kayu manis mampu memperlambat pemecahan karbohidrat dan membantu insulin dalam menstabilkan gula darah.
Advertisement
Advertisement
Penyedap alami yang satu ini memiliki kombinasi rasa manis dan asam yang membuat masakan menjadi lebih segar. Tomat juga sangat serbaguna. Anda dapat mencampurkan tomat segar ke dalam sayur bening atau mengolahnya menjadi pasta tomat.
Dengan mengonsumsi tomat, Anda juga bisa mendapatkan asupan zat bermanfaat seperti antioksidan likopen, vitamin C, kalium, folat, dan vitamin K. Inilah yang membuat tomat punya banyak manfaat bagi kesehatan.
Advertisement
Advertisement
Untuk membuat konsentrat protein susu, produsen akan menguapkan susu skim dan mengeringkannya. Proses ini menghilangkan kandungan laktosa dan mineral sehingga menyisakan bubuk susu tinggi protein.
Penggunaan MSG dalam jumlah yang wajar tidak berdampak negatif bagi kesehatan. Namun, jika Anda enggan menggunakan MSG, Anda bisa menggantinya dengan penyedap alami yang kaya akan khasiat seperti di atas. Dengan memilih alternatif ini, Anda tidak hanya mendapatkan makanan yang lezat tetapi juga lebih sehat.