Data Sementara BNPB 14 Orang Meninggal Akibat Gempa NTT

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8/2026). Guncangan tersebut menyebabkan bangunan roboh dan menimbulkan korban di sejumlah lokasi. Data sementara BNPB hingga pukul 12.30 WIB mencatat 14 orang meninggal dunia, dua orang luka berat dan 11 orang luka ringan. Di Pelabuhan Laurensius Say, Maumere, Kabupaten Sikka, tiga korban dievakuasi dari bangunan yang roboh. Satu korban meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

Arie Basuki
Oleh Arie Basuki - Editor
Data Sementara BNPB 14 Orang Meninggal Akibat Gempa NTT
Tim penyelamat mencari korban di reruntuhan setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores di Pelabuhan Laurensius Say di Maumere, Sikka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, 15 Agustus 2026. (AFP/ Arnold Welianto)
1 dari 3 halaman
Data Sementara BNPB 14 Orang Meninggal Akibat Gempa NTT
Tim penyelamat mencari korban di reruntuhan setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores di Pelabuhan Laurensius Say di Maumere, Sikka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, 15 Agustus 2026. (AFP/ Arnold Welianto)
2 dari 3 halaman
Data Sementara BNPB 14 Orang Meninggal Akibat Gempa NTT
Tim penyelamat mencari korban di reruntuhan setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores di Pelabuhan Laurensius Say di Maumere, Sikka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, 15 Agustus 2026. (AFP/ Arnold Welianto)
3 dari 3 halaman
Data Sementara BNPB 14 Orang Meninggal Akibat Gempa NTT
Tim penyelamat mencari korban di reruntuhan setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores di Pelabuhan Laurensius Say di Maumere, Sikka, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, 15 Agustus 2026. (AFP/ Arnold Welianto)
Rekomendasi