Aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) membawa replika balsem dan uang kerokan raksasa saat mendatangi Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Jumat (13/12). Replika balsem dan kerokan raksasa ini akan diberikan kepada ketua MK sebagai simbol agar MK tidak 'masuk angin' saat mengambil keputusan terhadap 8 permohonan Judicial Review Undang-undang Tipikor yang dinilai dapat melemahkan peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).