WNI di Australia Barat Mencoblos di 18 TPSLN

Minggu, 14 April 2019 11:46 Reporter : Tim Merdeka
WNI di Australia Barat Mencoblos di 18 TPSLN Surat Suara Pilpres 2019. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Ratusan WNI di negara bagian Australia Barat antusias mengikuti seluruh tahapan Pemilu luar negeri (PLN) di wilayah kerja Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Perth pada Sabtu (13/4). KJRI Perth, bekerja sama dengan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), menghadirkan 18 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di tujuh lokasi di Australia Barat.

Menurut pihak KJRI Perth melalui akun Twitter-nya, 18 TPS tersebut tersebar meliputi area diplomasi Indonesia di pusat Kota Perth, beberapa distrik di sekitarnya, dan Kota Bunbury di ujung selatan Taman Nasional Leschenault. Dalam penyelenggaraan Pemilu ini, KJRI Perth dan PPLN membagi dua antrean pemilih; calon pemilih yang telah melengkapi berkas secara online, dan yang mendaftar di tempat.

"Panitia dari KJRI Perth sangat tanggap terhadap agenda ini, kami diberikan alur pendaftaran yang tidak rumit, saya dan teman-teman (warga negara) Indonesia di sini sangat senang," ujar Desi Arimbi, salah seorang WNI yang dihubungi Liputan6.com via pesan Instagram, Sabtu (13/4).

Desi merupakan salah satu WNI yang mendaftar langsung di tempat pada pelaksanaan Pemilu luar negeri pada Sabtu kemarin. Menurutnya, tahapan yang harus dimulainya sangat mudah dan berjalan tertib.

"Panitia memberikan penjelasan yang mudah dipahami, dan prosesnya tidak membingungkan," jelasnya.

WNI Lainnya, Arianto Hadi, yang dihubungi Liputan6.com melalui pesan Twitter, juga mengaku antusias berpartisipasi dalam PLN kali ini.

"Saya mendaftarkan berkas-berkas untuk ikut PLN di menit-menit terakhir. Sempat takut bermasalah, tapi pihak KJRI Perth melayani dengan baik. Saya tidak perlu khawatir golput," tulis Arianto.

Arianto adalah mahasiswa pasca-sarjana di The University of Western Australia, dan bersama dengan teman-temannya sesama WNI, berharap pemilu Indonesia berjalan lancar hingga pengumuman akhir.

Sementara dari pihak KJRI Perth, menurut salah seorang stafnya, Fahuzi Azmal, sempat ada kendala dalam menyiapkan pendaftaran langsung di tempat.

"Pemilih yang daftar di tempat lebih sedikit dari yang sudah mendaftar online, alhamdulilah berjalan lancar," katanya via pesan Twitter.

Reporter: Happy Ferdian Syah Utomo
Sumber: Liputan6 [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini