Warga Pungut Hampir 1 Kilogram Perhiasan Emas dan Uang Tunai di Lokasi Jatuhnya Pesawat Air India

Barang-barang berharga tersebut langsung diserahkan ke pemerintah dan akan dikembalikan ke keluarga korban.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Warga Pungut Hampir 1 Kilogram Perhiasan Emas dan Uang Tunai di Lokasi Jatuhnya Pesawat Air India
Warga Pungut Hampir 1 Kilogram Perhiasan Emas dan Uang Tunai di Lokasi Jatuhnya Pesawat Air India (Merdeka.com)

Warga yang membantu evakuasi di lokasi jatuhnya pesawat Air India di Ahmedabad, Gujarat, India, menemukan sejumlah barang berharga milik penumpang. Mereka menemukan perhiasan emas juga uang tunai serta dokumen penting.

Seorang pengusaha konstruksi, Raju Patel (56), langsung bergegas ke TKP setelah mendengar kabar pesawat Air India jatuh menimpa BJ Medical College. Raju datang bersama rekan-rekannya dan tiba lima menit setelah pesawat jatuh.

Dia melihat kekacauan: asap mengepul, api berkobar, dan teriakan minta tolong. Di tengah kobaran api dan keputusasaan, dia membantu mengangkat korban luka dan kemudian menyisir reruntuhan dan menemukan sejumlah barang berharga tersebut. Setelah menemukan benda-benda tersebut, Raju dan timnya menyerahkannya ke pihak berwenang.

"Selama 15 sampai 20 menit pertama, kami hampir tidak bisa mendekat. Apinya sangat besar. Tapi ketika pemadam kebakaran tiba, disertai 108 ambulans, kami bergegas menolong," jelasnya, dikutip dari Times of India, Kamis (19/6).

Mereka juga menggunakan kain sari dan seprai untuk membawa para korban luka ke ambulans karena tidak ada tandu.

Setelah menyelamatkan korban luka, mereka mulai menyisir koper-koper dan tas yang terbakar.

"Kami menemukan 70 tola (sekitar 816 gram) perhiasan emas dalam kotak selain gelang dan ornamen lainnya. Kami juga menemukan uang cash 80.000 rupee (sekitar Rp15 juta), satu eksemplar Bhagawad Gita, dan sejumlah paspor dari tas-tas tersebut," jelasnya.

"Kami memungut semuanya dan menyerahkannya ke pihak berwenang," lanjutnya.

Raju dan rekan-rekannya berada di TKP sampai pukul 21.00.

"Saya bersyukur kami bisa membantu," tambahnya.

Menteri Dalam Negeri negara bagian Gujarat, Harsh Sanghavi, mengatakan barang-barang tersebut dikumpulkan, didokumentasikan, dan akan dikembalikan ke keluarga korban kecelakaan.

Rekomendasi