Wapres JK: Israel itu negara yang sangat keras dan tidak peduli

Selasa, 15 Mei 2018 21:53 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Wapres JK: Israel itu negara yang sangat keras dan tidak peduli Jusuf Kalla kunjungi Posyandu di Solo. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menjelaskan pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem membuat yurisdiksi bahwa AS mengakui Yerussalem yang masih menjadi sengketa sebagai ibu kota Israel.

"Bukan soal pemindahannya itu, tapi itu mempunyai efek formal, seakan-akan meyurisdiksi hukum Amerika otomatis mengakui ibu kota Israel itu Yerusalem, padahal Yerusalem itu masih terbelah. Dan karena itu mempunyai efek yang lain," kata JK di Kantornya, Jl Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (15/5).

JK juga menyatakan prihatin atas tewasnya warga Palestina dalam aksi protes pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem. Indonesia pun kata JK menghargai perjuangan rakyat Palestina.

"Indonesia sangat prihatin, tentu kita prihatin tapi kita juga menghargai perjuangan rakyat Palestina untuk menentang itu semua tapi risiko perjuangan ya negaranya seperti itu," ungkap JK.

JK juga menjelaskan diplomasi Indonesia atas pemindahan tersebut, resolusi Dewan Keamanan PBB pun tidak diindahkan Israel.

"Israel itu negara yang sangat keras dan sangat tidak peduli. Jangankan Indonesia, resolusi Dewan Keamanan PBB tidak dijalankannya, tidak dipedulikannya kan? Ini ciri-ciri negara Israel," kata JK. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini