VIDEO Tiga Bus Meledak di Tempat Parkir di Israel, Layanan Transportasi Dihentikan

Layanan bus dan moda transportasi lain dihentikan setelah ledakan terjadi.

Tanti Yulianingsih
Oleh Tanti Yulianingsih - Reporter
VIDEO Tiga Bus Meledak di Tempat Parkir di Israel, Layanan Transportasi Dihentikan
Polisi Israel menangani ledakan bus. (Israel Police) (© 2025 Liputan6.com)

Tiga bus meledak di Bat Yam, yang terletak di selatan Tel Aviv, Israel. Kepolisian penjajah Israel mengklaim insiden itu serangan teror.

"Perangkat di dua bus lainnya gagal meledak," ungkap polisi Israel sebagaimana dikutip dari BBC pada Jumat (21/2).

"Sejumlah besar pasukan polisi berada di lokasi kejadian untuk mencari pelaku."

Setelah ledakan tersebut, Menteri Transportasi Israel, Miri Regev, memutuskan untuk menghentikan sementara semua layanan bus, kereta api, dan kereta jenis light rail train di negara Zionis tersebut agar pemeriksaan terhadap perangkat peledak dapat dilakukan, menurut laporan dari media setempat.

Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan salah satu bus terbakar di area parkir, dengan asap tebal mengepul ke udara.

"Saat ini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa," kata pihak kepolisian.

Juru bicara kepolisian, Aryeh Doron, menyatakan bahwa "peristiwa ini masih berlangsung," di mana petugas masih berupaya menemukan lebih banyak bom di Tel Aviv.

"Pasukan kami masih menyisir kawasan tersebut," ungkap Doron kepada Channel 12, dan menambahkan masyarakat diharapkan untuk waspada terhadap "setiap tas atau benda yang mencurigakan."

"Kita mungkin beruntung jika teroris mengatur waktu ini pada jam yang salah. Namun, masih terlalu dini untuk memastikan hal itu," tambahnya.

Menurut laporan media lokal, salah satu bom yang tidak meledak, seberat 5 kg, ditemukan dengan pesan yang berbunyi "Balas dendam dari Tulkarem," yang merujuk pada serangan brutal Israel yang baru-baru ini dilaksanakan di Tepi Barat.

Menteri Pertahanan Israel, Katz, menginstruksikan kepada militer untuk "meningkatkan intensitas" aktivitas di kamp-kamp pengungsi di Tepi Barat.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, terus menerima informasi terbaru mengenai situasi ini, seperti yang dinyatakan dalam pernyataan dari kantornya. Media publik Kan melaporkan, Menteri Transportasi Miri Regev telah memperpendek kunjungannya ke Maroko dan akan segera kembali ke Israel.

Tonton video ledakan bus di Israel:

Rekomendasi