Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terpukul raja wafat, netizen Thailand kompak ganti profpic hitam

Terpukul raja wafat, netizen Thailand kompak ganti profpic hitam Duka warga Thailand Raja Bhumibol meninggal. ©REUTERS

Merdeka.com - Rakyat Thailand sedang berduka atas kepastian mangkatnya Raja Bhumibol Adulyadej sore tadi, Kamis (13/10). Banyak netizen bergegas mengganti gambar profil (profpic) akun media sosial masing-masing, mulai dari Facebook hingga Twitter, menjadi kotak hitam.

Nick Thanaboonchai (25) pekerja kreatif asal Ibu Kota Bangkok turut mengganti gambar profil Facebook-nya. Dia mengaku sangat terpukul setelah pihak istana memastikan sang raja wafat akibat sakitnya di usia 88.

Walaupun termasuk anak muda yang tak lama mengalami periode kepemimpinan Bhumibol, Nick merasa rajanya memiliki integritas sebagai pemersatu rakyat Thailand menghadapi masa-masa sulit. Terutama selama 15 tahun terakhir ketika Negeri Gajah Putih mengalami dua kali kudeta militer akibat perseteruan politik antara pendukung dan penentang mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra.

"Semua kenalan, tetangga saya, sekarang sangat terpukul. Kabar (mangkatnya raja) buruk ini sangat-sangat tidak mereka harapkan," ujarnya kepada merdeka.com.

Natakorn Plodee (29), jurnalis televisi di Thailand, turut berduka dan mengganti gambar profil. Uniknya, dia sebetulnya menolak Thailand mempertahankan monarki konstitusional. Kendati demikian, Bhumibol dia nilai sosok yang berintegritas sebagai simbol kepemimpinan.

"Saya tidak suka sistem di negara ini. Tapi harus diakui dia adalah sosok raja yang hebat, negarawan sejati," kata pria akrab disapa Tii ini.

Nick menambahkan banyak orang sedang menangis di jalanan Bangkok saat berita ini dilansir. Mereka berduka atas mangkatnya raja.

Tii membenarkan situasi yang sama di dekat tempat tinggalnya. "Semua orang di dekat rumah saya sekarang sedang menangis, berdoa bersama. Kami sangat kehilangan."

Raja Bhumibol Adulyadej hari ini meninggal dalam usia 88 tahun di Rumah Sakit Siriraj, Bangkok. Sehari sebelumnya istana mengatakan tekanan darah raja turun drastis dan detak jantungnya sangat cepat. Selain itu hatinya juga tidak berfungsi secara normal dan hasil pemeriksaan darah menyatakan dia terkena infeksi.

"Yang Mulia meninggal dalam damai di Rumah Sakit Siriraj. Meski para dokter sudah mengusahakan yang terbaik tapi kondisinya terus memburuk," kata pernyataan istana.

Bhumibol tercatat sebagai raja paling lama berkuasa di dunia, selama 70 tahun setelah menggantikan kakaknya Raja Ananda Mahidol pada 9 Juni 1946.

Dia meninggalkan istri, Ratu Sirikit, 84 tahun, juga seorang putra pewaris takhta Pangeran Maha Vajiralangkorn dan tiga putri, Puteri Ubol Ratana, Maha Chakri Sirindhorn, dan Chulabhorn Walailak. (mdk/pan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP