Spanduk 'bunuh Erdogan' muncul di tengah protes anti-Turki
Merdeka.com - Kejaksaan Swiss kini tengah memburu pelaku yang mengibarkan sebuah spanduk berisi ajakan membunuh Presiden ayyip Erdogan. Tindakan itu diambil setelah pemerintah Turki memprotes keberadaan bendera, jaksa juga menganggapnya sebagai penghasutan tindak kriminal.
Dilansir Reuters, Senin (27/3), aksi demonstrasi itu dilakukan untuk menentang rencana memperluas kekuasaan Erdogan, sekaligus menolak lolosnya konstitusi baru. Di sela-sela unjuk rasa, beberapa massa membawa spanduk bertuliskan "Bunuh Erdogan dengan senjatanya sendiri" dan memajang sebuah pistol yang diarahkan ke kepalanya.
Aksi tersebut membuat marah Turki, Kementerian Luar Negeri mendesak diplomat Swiss untuk melakukan penegakkan hukum terhadap aksi mereka, yang diperkirakan melibatkan ribuan orang termasuk warga Kurdi.
Erdogan sendiri, yang menuding Jerman dan Belanda menggunakan taktik Nazi untuk mencegah perluasan kekuasaannya dalam referendum yang dihelar bulan mendatang, menyatakan Swiss telah bertindak terlalu jauh.
"Partai kiri dan para teroris mereka telah bergabung dan menggelar gerakan di parlemen Swiss, mereka menaruh gambar saya dengan senjata api di kepala," tegasnya.
Juru bicara kepolisian Dominik Jaeggi menyatakan jaksa akan memutuskan apakah spanduk itu melanggar undang-undang, meski mereka tidak melakukan penyitaan saat kejadian.
"Polisi tidak bisa mengintervensi demonstrasi. Tapi kami memastikan adanya banner tersebut," ujar Jaeggi.
Kementerian Luar Negeri Turki menyebut unjuk rasa tersebut digelar oleh Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang telah ditempatkan sebagai organisasi teror baik oleh Turki, Uni Eropa dan Amerika Serikat, tetapi tidak di Swiss.
Dalam sebuah pengumuman disebutkan beberapa kelompok yang mendukung aksi tersebut, termasuk Partai Sosial Demokrat, partai kedua terbesar Swiss, bersamaan dengan Asosiasi Kebudayaan Swiss-Turki-Kurdi, bukan PKK.
Juru bicara Sosial Demokrat sendiri membantah terlibat dengan aksi tersebut.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya