Advertisement
Pekerja di Peru yang sedang memperluas saluran gas alam menemukan hal mengejutkan. Mereka menemukan delapan mumi terkubur tepat di sisi jalan Lima.
Mumi-mumi ini ditemukan di antara deretan restoran sajian ayam di jalan yang mengarah ke satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir di Peru, dan diyakini berasal dari masa sebelum kekaisaran Inca, seperti yang dilaporkan oleh Associated Press. Mumi-mumi ini kemungkinan telah dikubur sejak ratusan tahun yang lalu.
Foto: Martin Mejia/AP via The Insider
Advertisement
Advertisement
Yang lebih mengejutkan, mumi-mumi ini terbungkus dengan rapi dalam kain katun dan terletak hanya sekitar sekitar setengah meter di bawah permukaan tanah. Seorang arkeolog yang terlibat dalam penggalian ini mengungkapkan, kemungkinan besar mumi-mumi itu adalah dua orang dewasa dan enam remaja.
Jesus Bahamonde, seorang arkeolog yang bekerja di Calidda, distributor gas alam di Lima, mengatakan bahwa perusahaan tersebut menemukan artefak yang terlupakan seiring perkembangannya.
“Kami menemukan kembali sisa-sisa sejarah Lima yang hilang yang tersembunyi di bawah rel dan jalanan,” kata Bahamonde kepada Associated Press.
Advertisement
Advertisement
Menurut laporan sebelumnya dari Insider, orang-orang Ychsma adalah bagian dari masyarakat kuno yang membangun setidaknya 16 piramida di pantai tengah Peru sebelum diserap ke dalam Kekaisaran Inca pada abad ke-15.
Sumber: The Insider
"Ketika orang-orang Spanyol tiba pada abad ke-16, mereka menemukan seluruh populasi yang tinggal di tiga lembah yang saat ini menempati Lima, apa yang kami miliki adalah semacam kelanjutan sejarah," kata Bahamonde kepada AP.
Foto: Foto: Martin Mejia/AP via The Insider
Advertisement
Penemuan ini bukan satu-satunya penemuan kuno yang terjadi di Peru dalam beberapa waktu terakhir. Dalam proyek perluasan saluran gas alamnya, hampir 2.000 artefak kuno telah ditemukan di Peru selama hampir dua dekade terakhir. Itu termasuk penemuan baru-baru ini di ibu kota negara tersebut, dimana arkeolog menemukan sebuah mumi dengan kepala penuh rambut di dekat pemakaman yang berdekatan dengan lingkungan elit. Para ahli menduga mumi tersebut berusia sekitar 1.000 tahun.
Selain itu, pada bulan Juni, para arkeolog juga menemukan mumi yang berusia 3.000 tahun, yang kemungkinan merupakan korban tumbal dari ritual keagamaan bangsa Manchay.
Sumber: The Insider
Advertisement