Satu pentolan Maute bersaudara dikabarkan tewas di Marawi
Merdeka.com - Militer Filipina hari ni mengatakan ada 'indikasi kuat' Omar Maute, salah satu dari dua bersaudara Maute, kelompok teroris di Kota Marawi, tewas.
Laman ABS-CBN melaporkan, Jumat (23/6), juru bicara militer Letnan Jenderal Jo-ar Herrera dalam konferensi pers hari ini mengatakan kabar kematian Omar itu diterima pihak meliter dua pekan lalu.
Omar kemungkinan tewas dalam penyerbuan pasukan Filipina di kawasan yang disebut-sebut sebagai sarang Maute di Marawi. Namun sejauh ini, kata Herrera, pasukan pemerintah belum bisa mendapatkan jenazah Omar dari lokasi pertempuran.
Jika kematian itu sudah dipastikan maka tentunya ini akan menjadi pukulan telak bagi kelompok Maute yang sudah menyatakan sumpah setia kepada ISIS. Adik Omar, Abdullah, kemungkinan menjadi pemimpin kelompok Maute menggantikan saudaranya.
Awal bulan ini dilaporkan, orangtua dari Maute bersaudara, sang ayah yaitu Cayamora dan ibu mereka Farhana, ditangkap oleh aparat keamanan.
Namun, militer Filipina menyatakan, Isnilon Hapilon, sosok pemimpin ISIS di Asia Tenggara, masih hidup dan membantu kelompok Maute dalam pertempuran kali ini.
Istana Kepresiden Filipina, Malacanang, sebelumnya mengumumkan imbalan sebesar lima juta peso bagi siapa pun berhasil melumpuhkan salah satu dari Maute bersaudara dan 10 juta peso untuk Hapilon.
"Hapilon masih di dalam (Marawi), masih hidup. Tapi Omar Maute, kemungkinan sudah tewas, dan Abdullah, masih hidup, masih di dalam Marawi," kata Kepala Pasukan Filipina Eduardo Ano kemarin.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya