Sejumlah orang berjalan di depan baliho yang menampilkan almarhum Presiden Iran Ebrahim Raisi di Ibu Kota Teheran, Iran, Selasa (21/5/2024). Iran menetapkan masa berkabung selama lima hari untuk mengenang Presiden Ebrahim Raisi. Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS
Advertisement
Presiden Iran Ebrahim Raisi dipastikan meninggal dunia dalam dalam insiden helikopter jatuh di kawasan pegunungan Varzaghan, Iran. Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS
Tak hanya Ebrahim Raisi, insiden helikopter jatuh itu juga menewaskan Menteri Luar Negeri Hossein Amir-Abdollahian dan tujuh orang lainnya. Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS
Meninggalnya Ebrahim Raisi menimbulkan duka mendalam bagi publik Iran. Sebagaimana yang terlihat di Ibu Kota Teheran, baliho-baliho untuk mengenang Ebrahim Raisi terpampang di berbagai sudut kota. Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS
Orang-orang berkendara melewati baliho yang menampilkan wajah almarhum Presiden Presiden Iran Ebrahim Raisi di sebuah jalan di Teheran, Iran, pada Senin (20/5/2024). Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS
Advertisement
Orang-orang menyeberang jalan melewati baliho yang menampilkan wajah almarhum Presiden Presiden Iran Ebrahim Raisi di sebuah jalan di Teheran, Iran, pada Senin (20/5/2024). Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS
Warga berjalan di dekat baliho yang menampilkan almarhum Presiden Presiden Iran Ebrahim Raisi di sebuah jalan di Teheran, Iran, pada Senin (20/5/2024). Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS