Keluarga Rabaya memilih bertahan di rumahnya meski kondisinya sudah tak layak untuk ditinggali.
Advertisement
Keluarga Rabaya, yang tinggal di Rafah, Gaza selatan mengalami nasib malang saat rumah mereka hancur akibat serangan Israel. Foto: SAID KHATIB / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8884150/original/091750600_1782937105-1711269226630-tofgg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8884151/original/063014800_1782937108-1711269912917-nkrpn.jpg)
Namun, hal itu tidak menghalangi mereka untuk tetap menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan penuh kesungguhan. Foto: SAID KHATIB / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8884152/original/090063700_1782937108-1711269945350-j0mrcf.jpg)
Kondisi rumah Rabaya terlihat memprihatinkan.
Meskipun rumahnya kini hanya berupa reruntuhan, keluarga Rabaya tetap berusaha untuk menyediakan makanan untuk berbuka puasa. Foto: SAID KHATIB / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8884154/original/040270000_1782937109-1711270017997-6338fk.jpg)
Keluarga yang beranggotakan 6 orang ini terlihat menikmati hidangan buka puasa dengan roti Taboon khas Palestina dengan dikelilingi bangunan-bangunan yang hancur di sekitarnya. Foto: SAID KHATIB / AFP
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8884156/original/064504100_1782937109-1711270086451-mpr5q.jpg)
Umumnya menu roti unik ini terbuat dari campuran adonan air, ragi, garam, gula, dan tepung terigu yang dimasak menggunakan oven dari tanah liat. Foto: SAID KHATIB / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8884158/original/093409100_1782937110-1711270116197-imzj4.jpg)
Meski masih dilanda kesulitan, mereka tidak ingin kehilangan tradisi buka puasa dengan roti Taboon yang sudah mereka lakukan selama bertahun-tahun. Foto: SAID KHATIB / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8884160/original/013819100_1782937111-1711270359151-9fxpt.jpg)
Meskipun dapur mereka hancur dan peralatan memasak terbatas, keluarga Rabaya tetap berusaha menyiapkan hidangan buka puasa yang sederhana dari olahan bahan-bahan makanan yang ia dapatkan dari bantuan kemanusiaan. Foto: SAID KHATIB / AFP
Advertisement
Advertisement
Meski masih dilanda situasi sulit, keluarga Rabaya tetap bersyukur dengan apa yang mereka hadapi saat ini. Foto: SAID KHATIB / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8884162/original/035935800_1782937111-1711270414576-8wksz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8884163/original/059051400_1782937111-1711270435527-juk2f.jpg)
Kisah keluarga Rabaya ini bisa menjadi cerminan inspirasi bagi banyak orang. Meskipun mereka mengalami penderitaan dan kehilangan, mereka tetap tegar menjalani ibadah puasa. Foto: SAID KHATIB / AFP

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8884149/original/047408300_1782937105-1711269236102-qh3ymh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378881/original/048007300_1792566828-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6276979/original/019659800_1779152027-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378259/original/000775600_1792494225-Tambang_emas_kolombia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377722/original/045397100_1792476754-Sudan_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376445/original/001704800_1792372815-0878a34c0a8b5bc4e93070c441acfa46-2-hi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3350189/original/080939200_1610703344-pesawat6.jpg)