Kisah tentang vampir ada dalam mitologi dan banyak cerita rakyat di berbagai belahan dunia. Selain itu ada sejumlah temuan arkeologis dan sejarah yang dikaitkan dengan sosok vampir.
Sejak lama orang ada yang percaya dengan keberadaan vampir. Manusia zaman dulu meyakini makhluk pengisap darah itu adalah sosok yang berbahaya. Cerita awal tentang vampir dalam legenda abad pertengahan dan cerita rakyat di Eropa muncul dalam kronik sejarawan Inggris abad ke-12, Walter Map dan William of Newburgh, meskipun vampir sejati baru muncul pada abad ke-17 dan ke-18. Catatan pertama tentang seseorang yang dijelaskan sebagai vampir yang sebenarnya terjadi di wilayah Istria, Kroasia modern, pada tahun 1672.
Jure Grando dari desa Khring dekat Tinjan dilaporkan menjadi sosok vampir yang menyebabkan kepanikan penduduk desa. Jure meninggal pada 1656, tetapi penduduk desa mengklaim dia kembali dari kematian untuk minum darah manusia dan melecehkan isterinya yang menjadi janda.
Advertisement
Ilmuwan kini melaporkan telah menemukan sebuah kuburan massal yang berisi ratusan "vampir" yang terpenggal kepalanya di desa Kashubia, Luzino, Polandia. Penemuan ini dilakukan oleh pekerja jalan raya yang sedang menggali jalan. Tiba-tiba mereka memperhatikan tulang-tulang yang tersembunyi di tanah.
Advertisement
Maciej Stromski, seorang arkeolog, dipanggil untuk menggali tulang-tulang tersebut, dan ilmuwan menemukan situs kuburan besar dengan sisa-sisa jasad dari 450 orang yang diduga menderita vampirisme dan kemudian dikuburkan.
Advertisement
Orang-orang ini telah terpenggal kepalanya dan beberapa di antaranya memiliki koin di mulut mereka dan tengkorak di antara kaki mereka. Salah satu koin berasal dari tahun 1846.
Pada abad ke-19, orang Eropa meyakini prosedur pemakaman seperti itu akan menghapus "kutukan vampir" dan mencegah orang mati bangkit dari kubur.
"Kami menemukan contoh kepercayaan tentang orang mati yang kembali dari kubur, yang hanya bisa dicegah dengan pemenggalan kepala.
"Orang-orang percaya anggota keluarga yang meninggal itu kemudian mati secara mendadak setelah pemakaman, maka orang tersebut bisa menjadi vampir," kata Stromski. "Yang jarang terjadi, kami juga menemukan contoh pemenggalan kepala setelah kematian."
Advertisement
Vampir dalam bentuknya yang paling awal muncul di berbagai kepercayaan pagan, sebelum kemudian diadopsi dan disesuaikan oleh budaya Kristen yang muncul pada abad pertengahan.
Sumber: Ancient Pages
merdeka.com
Advertisement
Advertisement
Namun, penting untuk diingat bahwa interpretasi dan konsep tentang vampir dalam berbagai legenda ini sangat bervariasi, dan cerita-cerita tersebut sering kali mengalami perubahan dan adaptasi seiring berjalannya waktu dan pengaruh budaya lain.