Bencana Tanah longsor melanda Kolombia. Belasan orang dilaporkan tewas, sementara beberapa orang lainnya masih dalam pencarian.
Advertisement
Musibah tanah longsor di Kolombia tengah yang dipicu oleh hujan lebat telah menyebabkan sedikitnya 14 orang tewas dan sekitar puluhan orang lainnya hilang.
Advertisement
Pemandangan kehancuran terlihat dimana-mana setelah tanah longsor meluluhlantakkan wilayah kotamadya Quetame, departemen Cundinamarca, Kolombia.
Advertisement
Gubernur provinsi tersebut, Nicolas Garcia Bustos, sempat memposting video Twitter pada Selasa 18 Juli, dia mengatakan bahwa jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 14, dengan enam orang dipindahkan ke pusat kesehatan karena cedera.
Advertisement
Gubernur Nicolás García Bustos juga telah mengumumkan keadaan darurat publik khusus bagi provinsi yang terdampak bencana dengan meminta mengerahkan sumber daya bantuan untuk mengatasi kehancuran yang terjadi akibat tanah longsor.
"Badan bantuan dengan drone melanjutkan pencarian," kata Wali Kota Quetame Camilo Parrado. Dia pun menambahkan bahwa beberapa rumah tangga telah kehilangan "dua, tiga, bahkan empat anggota keluarga".
Advertisement
Dari yang terpantau di lokasi, terlihat beberapa rumah hancur dan jalur perdagangan utama tertimbun lumpur. Hingga puing-puing, menumpuk tinggi di seluruh area sehngga menyulitkan upaya pencarian tim penyelamat.
Advertisement
Dari pantauan foto yang beredar ini menunjukkan lumpur dan reruntuhan berserakan di sekitar wilayah Quetame. Petugas sejauh ini telah berusaha dengan keras melakukan evakuasi puluhan orang.
Advertisement
Bencana tanah longsor ini juga telah menutupi bagian jalan yang menghubungkan Bogota ke tenggara negara itu, salah satu jalur transportasi utama negara itu. Pemblokiran terjadi di pos tol sekitar 60 km dari ibu kota.
Advertisement
Anggota tim penyelamat membawa skop saat bekerja di lokasi musibah tanah longsor yang menghantam kotamadya Quetame, departemen Cundinamarca, Kolombia.
Advertisement
Anggota polisi forensik melakukan identifikasi terhadap beberapa jenazah yang ditemukan setelah upaya evakuasi di lokasi tanah longsor di kotamadya Quetame.