AS Bantah Klaim Iran Soal Jet Tempur F-15 Ditembak Jatuh

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menegaskan bahwa informasi mengenai jatuhnya jet tempur F-15 Eagle milik Angkatan Udara AS adalah tidak akurat.

Teddy Tri Setio Berty
Oleh Teddy Tri Setio Berty - Reporter
AS Bantah Klaim Iran Soal Jet Tempur F-15 Ditembak Jatuh
Three US F-15 fighter jets crashed in Kuwaiti territory due to fire from one of Kuwait's air defense systems while supporting Operation Epic Fury. (Unsplash/John Torcasio) (© 2026 Liputan6.com)

Pemerintah Amerika Serikat (AS) membantah laporan yang menyatakan bahwa jet tempur mereka telah ditembak jatuh oleh militer Iran dalam konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menegaskan bahwa informasi mengenai jatuhnya jet tempur F-15 Eagle milik Angkatan Udara AS adalah tidak benar.

Ia menyebut laporan tersebut sebagai berita palsu yang disebarkan oleh pihak Iran, seperti yang dilansir dari laman War.gov pada Jumat, 6 Maret 2026.

"Seperti yang disampaikan oleh United States Central Command, laporan bahwa sebuah F-15 ditembak jatuh adalah tidak benar," kata Hegseth kepada wartawan dalam sebuah konferensi pers di Florida.

Iran Klaim Berhasil

Sebelumnya, media pemerintah Iran mengklaim bahwa pasukan militer mereka berhasil menembak jatuh jet tempur F-15 milik Amerika Serikat di wilayah udara Irak bagian selatan.

Namun, pejabat militer AS menolak klaim tersebut dan menyebutnya sebagai bagian dari propaganda perang.

Hegseth juga menuduh Iran berusaha menyebarkan disinformasi untuk mempengaruhi opini publik, terutama di dalam negeri mereka sendiri.

Menurutnya, propaganda semacam ini sering digunakan untuk menciptakan kesan bahwa Iran berhasil menghadapi operasi militer yang dipimpin oleh AS.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran, yang telah memicu serangkaian serangan udara serta operasi militer di kawasan Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir.

Rekomendasi