AS dan Israel Serang Iran Disebut Direncanakan Matang Seminggu Sebelum Perundingan Nuklir di Jenewa

Amerika Serikat dan Israel disebut sepakat mengenai waktu untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

Tim Global
Oleh Tim Global - Reporter
AS dan Israel Serang Iran Disebut Direncanakan Matang Seminggu Sebelum Perundingan Nuklir di Jenewa
Orang-orang menyaksikan asap mengepul di cakrawala setelah ledakan di Teheran, Iran, Sabtu, 28 Februari 2026. (Foto AP) (© 2026 Liputan6.com)

Amerika Serikat (AS) dan Israel disebut mencapai kesepakatan mengenai waktu serangan terhadap Iran, yang direncanakan sepekan sebelum pertemuan nuklir antara AS dan Iran di Jenewa.

Menurut laporan media yang mengutip pejabat AS, serangan tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 28 Februari 2026.

Tanggal itu bertepatan dengan agenda pertemuan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, beserta para pembantunya di kompleks pemerintah, seperti yang dilaporkan oleh Axios pada Minggu (1/3/2026).

Seperti yang dilansir dari Antara, Jared Kushner, menantu Presiden AS Donald Trump, bersama utusan khusus AS Steve Witkoff, menilai bahwa perundingan di Jenewa memiliki kemungkinan kecil untuk menghasilkan kesepakatan.

Meskipun demikian, mereka tetap memutuskan untuk hadir dalam pertemuan tersebut guna menjaga citra diplomasi di kalangan pejabat Iran.

Dalam pertemuan itu, Kushner dan Witkoff berkomunikasi dengan Wakil Presiden AS JD Vance, menginformasikan bahwa terdapat perbedaan signifikan yang masih belum teratasi antara kedua pihak, menurut laporan tersebut.

Putaran ketiga perundingan AS-Iran mengenai program nuklir Teheran pun berakhir pada Kamis malam di Jenewa. Pada hari Sabtu, AS dan Israel melaksanakan serangkaian serangan terhadap beberapa sasaran di Iran, termasuk di Teheran.

Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Israel dan AS

Terungkap AS dan Israel Sepakati Serang Iran Seminggu Sebelum Perundingan Nuklir di Jenewa
Orang-orang menyaksikan asap mengepul di cakrawala setelah ledakan di Teheran, Iran, Sabtu, 28 Februari 2026. (Foto AP) © 2026 Liputan6.com

Serangan yang terjadi dilaporkan menyebabkan kerusakan serta mengakibatkan korban di kalangan sipil. Televisi pemerintah Iran telah mengonfirmasi bahwa Ayatollah Ali Khamenei tewas akibat serangan tersebut.

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan rudal yang ditujukan ke wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Dalam situasi yang semakin memanas ini, pemerintah Indonesia menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dan mengutamakan penyelesaian melalui jalur diplomasi.

Selain itu, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan bahwa Indonesia siap berperan sebagai mediator untuk mendorong dialog antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Rekomendasi