Pada hari Sabtu, 13 Desember 2023, sebuah mahkota phoenix emas seberat dua kilogram mengalami kerusakan di Beijing X Museum, China.
Mahkota tersebut jatuh akibat tersenggol secara tidak sengaja oleh seorang anak dan ibunya yang sedang berfoto di area pameran.
Pemilik mahkota, influencer Zhang Kaiyi, membagikan rekaman dari kamera pengawas yang menangkap momen insiden tersebut.
Dalam video tersebut, tampak seorang anak laki-laki membersihkan bagian luar kotak kaca pelindung mahkota agar ibunya bisa mengambil foto dengan lebih jelas.
Namun, kotak kaca itu ternyata tidak terpasang dengan kuat di alasnya, sehingga tergelincir dan menyebabkan mahkota di dalamnya jatuh ke lantai.
Insiden ini dilaporkan oleh South China Morning Post (SCMP) pada Selasa, 23 Desember 2025.
Mahkota yang rusak ini memiliki nilai hampir 2 juta yuan, setara dengan sekitar Rp4,76 miliar. Zhang Kaiyi, yang memiliki lebih dari 13 juta pengikut di media sosial dan sedang hamil tujuh bulan saat kejadian, menyatakan bahwa mahkota tersebut memiliki makna emosional yang sangat tinggi.
Mahkota itu adalah hadiah pernikahan yang dirancang dan dibuat langsung oleh suaminya, seorang seniman.
Meskipun demikian, tidak ada laporan mengenai cedera akibat insiden tersebut. Saat ini, pihak museum belum mengumumkan tanggung jawab atau mekanisme ganti rugi terkait kerusakan karya seni ini.
Peristiwa ini memicu diskusi yang luas di media sosial China, terutama mengenai standar keamanan dalam pameran seni dan tanggung jawab pengelola museum dalam melindungi karya seni berharga yang dipamerkan kepada publik.
Banyak pengguna media sosial mempertanyakan langkah-langkah yang diambil oleh museum untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa mendatang.
Kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap keamanan karya seni, sehingga pengunjung dapat menikmati pameran tanpa khawatir akan risiko kerusakan.
Advertisement
Di tengah rasa kecewa, Zhang Kaiyi memilih untuk bersikap bijak. Ia menyatakan bahwa ia tidak akan menuntut ganti rugi kepada ibu dan anak tersebut karena mahkota itu telah diasuransikan.
Kerugian yang terjadi nantinya akan ditanggung secara bersama oleh pihak asuransi, museum, dan pasangan tersebut.
Zhang menjelaskan bahwa tujuan ia mengunggah video tersebut bukan untuk menyalahkan pelaku, melainkan sebagai peringatan bagi para orang tua.
Ia mengingatkan agar orang tua lebih waspada dalam mengawasi anak-anak mereka di tempat umum dan tidak hanya "bermain ponsel".
Video yang diunggah memicu perdebatan hangat di media sosial. Meskipun banyak yang menyesalkan kelalaian sang ibu, tidak sedikit pula yang mengkritik standar keamanan dari pihak penyelenggara pameran.
Seorang individu yang mengaku bekerja di industri pameran memberikan komentar mengenai prosedur keamanan yang seharusnya diterapkan.
"Saat kami memasang pameran, kami sering menggoyangkan alasnya hanya untuk memastikan barang pameran terlindungi dengan baik, bahkan jika ada pengunjung yang berperilaku tidak tertib," ujarnya.