Viral, Presiden Burkina Faso Tolak Lamaran Putri Dubai yang Kepincut usai Tonton Pidato

Meski kabar ini masih belum dipastikan kebenarannya. Namun, netizen juga rakyat Burkina memujji sikap Traore yang dinilai tak tergoda dengan perempuan lain.

Teddy Tri Setio Berty
Oleh Teddy Tri Setio Berty - Reporter
Viral, Presiden Burkina Faso Tolak Lamaran Putri Dubai yang Kepincut usai Tonton Pidato
Presiden Burkina Faso Ibrahim Traore saat mengunjungi Rusia pada 10 Mei 2025. (Dok. AP News/Stanislav Krasilnikov) (© 2025 Liputan6.com)

Ramai di media sosial cerita Presiden Burkina Faso Ibrahim Traore menolak lamaran putri Dubai. Perempuan tersebut nekat melamar Traore usai kepincut saat menontonya pidato secara daring.

Saking jatuh cintanya, perempuan itu menyinggung aturan dalam Islam soal poligami. Sayang, cinta bertepuk sebelah tangan. Ajakan itu ditolak Traore dengan sopan.

Seperti yang dikutip dari laman Maravipost pada Kamis (27/11), Traore menegaskan bahwa ia sudah memiliki seorang istri yang sangat dicintainya dan menyatakan bahwa hatinya sepenuhnya untuk keluarganya serta rakyat Burkina Faso.

Tindakan ini membuat banyak netizen di Afrika memuji Traore sebagai pemimpin yang menjunjung tinggi martabat, kesetiaan, dan kebanggaan terhadap tradisi negaranya.

Putri tersebut dalam laporan itu digambarkan mengagumi Traore sebagai sosok yang berani, memiliki keyakinan yang kuat, serta dedikasi yang tinggi. Namun, keputusan presiden yang berusia 36 tahun ini justru dianggap memperkuat citranya sebagai kepala negara muda yang sederhana, dekat dengan rakyat, dan memegang teguh nilai-nilai budaya Afrika. Meskipun berita ini viral, hingga saat ini belum ada konfirmasi dari media internasional terkemuka seperti BBC, Reuters, atau Al Jazeera mengenai lamaran tersebut.

Adanya kemungkinan bahwa kisah ini hanya merupakan narasi yang berkembang di media sosial seiring dengan popularitas Traore sebagai simbol kepemimpinan muda di Afrika.

7Terlepas dari kebenarannya, cerita ini telah memicu gelombang apresiasi di dunia maya. Banyak warga Afrika melihat Traore sebagai lambang martabat, loyalitas, dan kecintaan terhadap identitas Afrika, nilai-nilai yang dianggap jarang ditonjolkan dalam arena politik modern.

Rekomendasi