FOTO: Antartika Kian Terancam, Wisata dan Riset Picu Percepatan Pencairan Es

Lonkajan polusi di Antarika yang mempercepat pencairan es, Rabu (20/08/2025).

Arie Basuki
Oleh Arie Basuki - Reporter
FOTO: Antartika Kian Terancam, Wisata dan Riset Picu Percepatan Pencairan Es
Ilmuwan sedang bekerja dalam penelitian yang dipimpin oleh tim ilmuwan Universitas Santiago Chili bersama para peneliti dari Belanda dan Jerman untuk menentukan keberadaan logam berat akibat peningkatan pariwisata di wilayah di Antartika, Rabu (20/08/2025). (AFP/ Universitas Santiago, USACH/ Jose Jorquera)

Antartika, salah satu wilayah paling murni di Bumi, kini semakin tercemar. Studi internasional yang dimuat di Nature Sustainability menemukan konsentrasi partikel logam berat di kawasan ramai aktivitas manusia meningkat 10 kali lipat dibanding 40 tahun lalu.Lonjakan polusi ini sejalan dengan membludaknya wisatawan, dari 20 ribu orang menjadi lebih dari 120 ribu dalam dua dekade terakhir.

Kapal wisata berbahan bakar fosil melepaskan partikel berbahaya seperti nikel, tembaga, dan timbal yang mempercepat pencairan salju. “Seorang turis bisa mempercepat pencairan hingga 100 ton salju,” kata Raul Cordero, peneliti Universitas Groningen. Proyek penelitian pun tak kalah berdampak, bahkan bisa 10 kali lebih besar dari wisatawan.

Meski ada larangan bahan bakar minyak berat dan penggunaan kapal hibrida, para ilmuwan menilai upaya itu belum cukup. Mereka mendesak transisi cepat ke energi bersih untuk melindungi Antartika dari kerusakan permanen. Studi lain di Nature memperingatkan, pencairan es yang tak terbendung dapat menaikkan permukaan laut global hingga beberapa meter dan menimbulkan bencana bagi generasi mendatang.

FOTO: Antartika Kian Terancam, Wisata dan Riset Picu Percepatan Pencairan Es
Ilmuwan sedang bekerja dalam penelitian yang dipimpin oleh tim ilmuwan Universitas Santiago Chili bersama para peneliti dari Belanda dan Jerman untuk menentukan keberadaan logam berat akibat peningkatan pariwisata di wilayah di Antartika, Rabu (20/08/2025). AFP/ Universitas Santiago, USACH/ Jose Jorquera
FOTO: Antartika Kian Terancam, Wisata dan Riset Picu Percepatan Pencairan Es
Ilmuwan sedang bekerja dalam penelitian yang dipimpin oleh tim ilmuwan Universitas Santiago Chili bersama para peneliti dari Belanda dan Jerman untuk menentukan keberadaan logam berat akibat peningkatan pariwisata di wilayah di Antartika, Rabu (20/08/2025). AFP/ Universitas Santiago, USACH/ Jose Jorquera
FOTO: Antartika Kian Terancam, Wisata dan Riset Picu Percepatan Pencairan Es
Ilmuwan sedang bekerja dalam penelitian yang dipimpin oleh tim ilmuwan Universitas Santiago Chili bersama para peneliti dari Belanda dan Jerman untuk menentukan keberadaan logam berat akibat peningkatan pariwisata di wilayah di Antartika, Rabu (20/08/2025). AFP/ Universitas Santiago, USACH/ Jose Jorquera
FOTO: Antartika Kian Terancam, Wisata dan Riset Picu Percepatan Pencairan Es
Ilmuwan sedang bekerja dalam penelitian yang dipimpin oleh tim ilmuwan Universitas Santiago Chili bersama para peneliti dari Belanda dan Jerman untuk menentukan keberadaan logam berat akibat peningkatan pariwisata di wilayah di Antartika, Rabu (20/08/2025). AFP/ Universitas Santiago, USACH/ Jose Jorquera
FOTO: Antartika Kian Terancam, Wisata dan Riset Picu Percepatan Pencairan Es
Ilmuwan sedang bekerja dalam penelitian yang dipimpin oleh tim ilmuwan Universitas Santiago Chili bersama para peneliti dari Belanda dan Jerman untuk menentukan keberadaan logam berat akibat peningkatan pariwisata di wilayah di Antartika, Rabu (20/08/2025). AFP/ Universitas Santiago, USACH/ Jose Jorquera
FOTO: Antartika Kian Terancam, Wisata dan Riset Picu Percepatan Pencairan Es
Ilmuwan sedang bekerja dalam penelitian yang dipimpin oleh tim ilmuwan Universitas Santiago Chili bersama para peneliti dari Belanda dan Jerman untuk menentukan keberadaan logam berat akibat peningkatan pariwisata di wilayah di Antartika, Rabu (20/08/2025). AFP/ Universitas Santiago, USACH/ Jose Jorquera
FOTO: Antartika Kian Terancam, Wisata dan Riset Picu Percepatan Pencairan Es
Ilmuwan sedang bekerja dalam penelitian yang dipimpin oleh tim ilmuwan Universitas Santiago Chili bersama para peneliti dari Belanda dan Jerman untuk menentukan keberadaan logam berat akibat peningkatan pariwisata di wilayah di Antartika, Rabu (20/08/2025). AFP/ Universitas Santiago, USACH/ Jose Jorquera
FOTO: Antartika Kian Terancam, Wisata dan Riset Picu Percepatan Pencairan Es
Ilmuwan sedang bekerja dalam penelitian yang dipimpin oleh tim ilmuwan Universitas Santiago Chili bersama para peneliti dari Belanda dan Jerman untuk menentukan keberadaan logam berat akibat peningkatan pariwisata di wilayah di Antartika, Rabu (20/08/2025). AFP/ Universitas Santiago, USACH/ Jose Jorquera
FOTO: Antartika Kian Terancam, Wisata dan Riset Picu Percepatan Pencairan Es
Ilmuwan sedang bekerja dalam penelitian yang dipimpin oleh tim ilmuwan Universitas Santiago Chili bersama para peneliti dari Belanda dan Jerman untuk menentukan keberadaan logam berat akibat peningkatan pariwisata di wilayah di Antartika, Rabu (20/08/2025). AFP/ Universitas Santiago, USACH/ Jose Jorquera
FOTO: Antartika Kian Terancam, Wisata dan Riset Picu Percepatan Pencairan Es
Ilmuwan sedang bekerja dalam penelitian yang dipimpin oleh tim ilmuwan Universitas Santiago Chili bersama para peneliti dari Belanda dan Jerman untuk menentukan keberadaan logam berat akibat peningkatan pariwisata di wilayah di Antartika, Rabu (20/08/2025). AFP/ Universitas Santiago, USACH/ Jose Jorquera
FOTO: Antartika Kian Terancam, Wisata dan Riset Picu Percepatan Pencairan Es
Ilmuwan sedang bekerja dalam penelitian yang dipimpin oleh tim ilmuwan Universitas Santiago Chili bersama para peneliti dari Belanda dan Jerman untuk menentukan keberadaan logam berat akibat peningkatan pariwisata di wilayah di Antartika, Rabu (20/08/2025). AFP/ Universitas Santiago, USACH/ Jose Jorquera
Rekomendasi