FOTO: Penampakan Lubang Raksasa Menganga di Jalanan Seoul, Diduga Ini Penyebabnya!

Lubang raksasa berukuran selebar 18 meter dan sedalam 20 meter yang tiba-tiba muncul di permukaan jalan ini menyebabkan satu orang tewas.

Helmi Fithriansyah
Oleh Helmi Fithriansyah - Reporter
FOTO: Penampakan Lubang Raksasa Menganga di Jalanan Seoul, Diduga Ini Penyebabnya!
Seorang penyelidik mengambil foto lubang runtuhan di luar sebuah toko tanaman di sebuah jalan di Seoul, Korea Selatan pada tanggal 25 Maret 2025. (Anthony WALLACE/AFP) (© 2025 Liputan6.com)

Insiden sinkhole atau lubang runtuhan terjadi di kawasan Myeongil-dong, Distrik Gangdong-gu, Seoul, Korea Selatan, pada Senin (24/3/2025) sekitar pukul 18.30 waktu setempat. Lubang raksasa yang tiba-tiba muncul di permukaan jalan ini menyebabkan satu orang tewas, menurut laporan resmi dari petugas pemadam kebakaran setempat.

Saat ini, sinkhole tersebut memiliki diameter sekitar 18 meter dengan kedalaman mencapai 20 meter. Otoritas berwenang menduga kuat penyebab utama runtuhnya tanah adalah kebocoran pipa air bawah tanah yang memicu erosi tanah di sekitarnya.

Petugas darurat langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan memastikan area di sekitar lubang runtuhan aman bagi pengguna jalan. Sementara, investigasi lebih lanjut sedang dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti insiden ini.

Menurut Kementerian Infrastruktur dan Transportasi Korea Selatan, sinkhole di daerah perkotaan umumnya disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kerusakan sistem drainase, kebocoran pipa air, atau proyek konstruksi bawah tanah.

Pemerintah setempat telah menutup akses jalan di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah kecelakaan lanjutan dan sedang melakukan penyelidikan komprehensif guna memastikan tidak ada ancaman serupa di area lain.

Warga sekitar diimbau untuk menghindari area terdampak dan melaporkan jika melihat tanda-tanda tanah amblas atau keretakan di jalan. Pemerintah Korea Selatan berkomitmen meningkatkan pemantauan infrastruktur bawah tanah guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Penampakan Lubang Raksasa Menganga di Jalanan Seoul

Insiden Sinkhole di Seoul, Satu Orang Tewas
Seorang penyelidik mengambil foto lubang runtuhan di luar sebuah toko tanaman di sebuah jalan di Seoul, Korea Selatan pada tanggal 25 Maret 2025. (Anthony WALLACE/AFP) © 2025 Liputan6.com

Seorang penyelidik mengambil foto sinkhole atau lubang raksasa di sebuah jalan Seoul, Korea Selatan, pada 25 Maret 2025. (Anthony WALLACE/AFP)

Insiden Sinkhole di Seoul, Satu Orang Tewas
Petugas pemadam kebakaran setempat mengatakan ada satu orang tewas setelah sebuah lubang runtuhan besar muncul di Seoul. (Anthony WALLACE/AFP) © 2025 Liputan6.com

Kondisi sinkhole atau lubang raksasa di sebuah jalan Seoul, Korea Selatan, pada 25 Maret 2025. (Anthony WALLACE/AFP)

Insiden Sinkhole di Seoul, Satu Orang Tewas
Insiden sinkhole atau lubang runtuhan terjadi di jalan sekitar daerah Myeongil-dong, distrik Gangdong-gu, kota Seoul pada pukul 18:30 waktu setempat pada Senin (24/3/2025) kemarin. (Anthony WALLACE/AFP) © 2025 Liputan6.com

Kondisi sinkhole atau lubang raksasa di sebuah jalan Seoul, Korea Selatan, pada 25 Maret 2025. (Anthony WALLACE/AFP)

Insiden Sinkhole di Seoul, Satu Orang Tewas
Saat ini, sinkhole tersebut memiliki diameter sekitar 18 meter dengan kedalaman hingga 20 meter. (Anthony WALLACE/AFP) © 2025 Liputan6.com

Kondisi sinkhole atau lubang raksasa di sebuah jalan Seoul, Korea Selatan, pada 25 Maret 2025. (Anthony WALLACE/AFP)

Insiden Sinkhole di Seoul, Satu Orang Tewas
Namun runtuhan tanah itu terus berlanjut, sehingga skalanya menjadi lebih besar. (Anthony WALLACE/AFP) © 2025 Liputan6.com

Kondisi sinkhole atau lubang raksasa di sebuah jalan Seoul, Korea Selatan, pada 25 Maret 2025. (Anthony WALLACE/AFP)

Insiden Sinkhole di Seoul, Satu Orang Tewas
Diduga kuat insiden tersebut terjadi karena adanya kebocoran pipa air yang pecah di bawah tanah. (Anthony WALLACE/AFP) © 2025 Liputan6.com

Petugas kepolisian berjaga di lokasi sinkhole atau lubang raksasa di sebuah jalan Seoul, Korea Selatan, pada 25 Maret 2025. (Anthony WALLACE/AFP)

Rekomendasi