FOTO: Ribuan Warga Palestina Berbondong-bondong Kembali ke Gaza Utara Saat Gencatan Senjata

Hamas menyebut kembalinya warga Palestina ini sebagai simbol kemenangan rakyat.

Helmi Fithriansyah
Oleh Helmi Fithriansyah - Reporter
FOTO: Ribuan Warga Palestina Berbondong-bondong Kembali ke Gaza Utara Saat Gencatan Senjata
Orang-orang berjalan di sepanjang Jalan Al-Rashid di wilayah pesisir untuk menyeberangi koridor Netzarim dari Jalur Gaza selatan ke utara pada 27 Januari 2025. (Omar AL-QATTAA/AFP) (© 2025 Liputan6.com)

Ribuan warga Palestina berbondong-bondong berjalan kaki kembali ke wilayah Jalur Gaza utara, pada Senin (27/1/2025). Mereka memberanikan diri untuk pulang ke rumahnya ketika gencatan senjata yang disepakati Israel dan Hamas tengah berlangsung.

Sejak pukul 7 pagi waktu setempat, para pengungsi bergerak melalui jalur pesisir menuju Gaza utara. Potret kehancuran akibat serangan brutal Israel selama lebih dari 15 bulan mengiringi perjalanan mereka.

Hamas menyebut kembalinya warga Palestina ini sebagai simbol kemenangan rakyat.

Sementara itu, militer Israel mengonfirmasi bahwa warga Palestina diperbolehkan kembali ke Gaza utara melalui koridor Netzarim dan Jalan Al-Rashid, sesuai waktu yang ditentukan.

Potret Ribuan Warga Palestina Susuri Koridor Netzarim Untuk Kembali ke Gaza Utara
Orang-orang berjalan di sepanjang Jalan Al-Rashid di wilayah pesisir untuk menyeberangi koridor Netzarim dari Jalur Gaza selatan ke utara pada 27 Januari 2025. (Omar AL-QATTAA/AFP) © 2025 Liputan6.com

Ribuan warga Palestina berbondong-bondong berjalan kaki kembali ke wilayah Jalur Gaza utara, pada Senin (27/1/2025). (Omar AL-QATTAA/AFP)

Gedung Putih Ralat Pernyataan Trump soal Ambil Alih Gaza dan Relokasi Warga Palestina
Foto udara menunjukkan para pengungsi Palestina yang kembali ke kamp pengungsi Jabalia yang hancur akibat perang di Jalur Gaza utara pada 19 Januari 2025. (Omar AL-QATTAA/AFP) © 2025 Liputan6.com

Mereka memberanikan diri untuk pulang ke rumahnya ketika gencatan senjata yang disepakati Israel dan Hamas tengah berlangsung. (Omar AL-QATTAA/AFP)

Potret Ribuan Warga Palestina Susuri Koridor Netzarim Untuk Kembali ke Gaza Utara
Kembalinya warga Palestina ini sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan kelompok milisi Hamas yang mulai berlaku pada 19 Januari 2025 lalu. (Omar AL-QATTAA/AFP) © 2025 Liputan6.com

Sejak pukul 7 pagi waktu setempat, para pengungsi bergerak melalui jalur pesisir menuju Gaza utara. Potret kehancuran akibat serangan brutal Israel selama lebih dari 15 bulan mengiringi perjalanan mereka. (Omar AL-QATTAA/AFP)

Potret Ribuan Warga Palestina Susuri Koridor Netzarim Untuk Kembali ke Gaza Utara
Melalui jalur pesisir, mulai pukul 7 pagi waktu setempat, ribuan warga Palestina bergerak menuju Gaza utara. (Omar AL-QATTAA/AFP) © 2025 Liputan6.com

Hamas menyebut kembalinya warga Palestina ini sebagai simbol kemenangan rakyat. (Omar AL-QATTAA/AFP)

Potret Ribuan Warga Palestina Susuri Koridor Netzarim Untuk Kembali ke Gaza Utara
Milisi Hamas mengatakan bahwa kembalinya warga ke Jalur Gaza utara merupakan kemenangan bagi rakyat Palestina. (Omar AL-QATTAA/AFP) © 2025 Liputan6.com

Sementara itu, militer Israel mengonfirmasi bahwa warga Palestina diperbolehkan kembali ke Gaza utara melalui koridor Netzarim dan Jalan Al-Rashid, sesuai waktu yang ditentukan. (Omar AL-QATTAA/AFP)

Potret Ribuan Warga Palestina Susuri Koridor Netzarim Untuk Kembali ke Gaza Utara
Sebelumnya, militer Israel mengatakan, warga Palestina dapat kembali dengan berjalan kaki menuju Gaza Utara melalui koridor Netzarim dan jalan Al-Rashid mulai pukul 7 pagi waktu setempat. (Omar AL-QATTAA/AFP) © 2025 Liputan6.com

Ribuan warga Palestina berbondong-bondong berjalan kaki kembali ke wilayah Jalur Gaza utara, pada Senin (27/1/2025). (Omar AL-QATTAA/AFP)

Potret Ribuan Warga Palestina Susuri Koridor Netzarim Untuk Kembali ke Gaza Utara
Suasana haru menyambut kembalinya warga Palestina dari lokasi pengungsian. (Omar AL-QATTAA/AFP) © 2025 Liputan6.com

Ribuan warga Palestina berbondong-bondong berjalan kaki kembali ke wilayah Jalur Gaza utara, pada Senin (27/1/2025). (Omar AL-QATTAA/AFP)

Rekomendasi