Seorang pria berusia 25 tahun yang tuli dan bisu, bernama Rohitash Kumar, dinyatakan meninggal oleh tim medis di Distrik Jhunjhunu, negara bagian Rajasthan, India. Namun, sebelum proses kremasi dimulai, ia tiba-tiba sadar kembali.
Tiga dokter yang terlibat dalam penanganan Kumar kemudian diskors. Menurut laporan dari The Indian Express pada Rabu (4/12/2024), pihak kepolisian menyatakan bahwa Kumar dirawat di unit gawat darurat Rumah Sakit BDK setelah kondisinya memburuk pada hari Kamis, 21 November.
Para dokter di rumah sakit mengonfirmasi bahwa Kumar telah meninggal dunia pada pukul 14:00, ketika ia tidak menunjukkan reaksi terhadap perawatan yang diberikan. Setelah itu, jenazahnya ditempatkan di ruang mayat.
Pihak kepolisian pun mempersiapkan panchnama, yaitu dokumen yang mencatat hasil investigasi, dan memindahkan jenazahnya ke krematorium. Namun, menjelang proses kremasi, Kumar tiba-tiba mulai bernapas. Segera, ambulans dipanggil untuk membawanya kembali ke rumah sakit.
Kumar, yang tidak memiliki keluarga dan tinggal di panti asuhan, kemudian dirawat di unit perawatan intensif (ICU) di rumah sakit distrik.
Setelah mengalami kejadian mati suri tersebut, kondisi kesehatan Kumar dilaporkan stabil. Hakim Distrik Jhunjhunu, Ramavtar Meena, mempertimbangkan adanya dugaan kelalaian medis, sehingga ia memutuskan untuk menskors Dr. Yogesh Jakhar, Dr. Navneet Meel, dan PMO Dr. Sandeep Pachar. Selain itu, sebuah komite dibentuk untuk menyelidiki insiden ini, dan sekretaris departemen medis juga telah diberitahu mengenai masalah tersebut, ungkap Meena.