Ilmuwan di Jerman menemukan makhluk yang hidup 240 juta tahun lalu.
Spesies yang baru itu dinamakan Rutiotomodon tytthos, termasuk trilophosaurus--kelompok reptil melata yang hidup di masa Periode Triassik (sekitar 252-201 juta tahun lalu) di sekitar munculnya dinosaurus awal.
Trilophosaurus berkerabat dekat dengan dinosaurus, memiliki nenek moyang yang sama dan merupakan asal mula hewan yang dikenal dengan nama archosauromorph. Archosauromorph meliputi kelompok hewan archosaurus yang merupakan kerabat dekat.
Dalam terminologi geologi terdahulu archosaurus diwakili oleh dinosaurus, kecuali burung, pterosaurus, dan beragam spesies yang berkerabat dekat dari garis keturunannya. Di masa kini archosaurus diwakili oleh buaya dan burung.
Trilophosaurus adalah omnivora dan herbivora yang perannya dalam ekologi diisi oleh kadal dan kerabatnya. Sebelumnya trilophosaurus hanya diketahui dari fosil yang berasal dari masa Triassic Akhir (sekitar 237-201 juta tahun lalu) yang ditemukan di Amerika Serikat dan Inggris.
Advertisement
Spesies terbaru yang berhasil diidentifikasi itu ditemukan di dekat Desa Eschenau, Jerman.
"Spesies baru ini, diketahui dari dua rahangnya. Ini adalah temuan definitif dari trilophosaurus di benua Eropa dan dari masa Triassic Tengah--sekitar 240 juta tahun lalu," kata Hans-Dieter Sues, penulis penelitian bersama Museum Nasional Smithsonian di Washington, D C kepada Newsweek.
Rutiotomodon tytthos mirip dengan kadal dan dari ukuran rahangnya maka panjang hewan itu sekitar 60 sentimeter. Sues mengatakan hidungnya memiliki paruh kecil, sedangkan rahangnya mengandung gigi yang rapat dan lebar yang digunakan untuk menghancurkan makanan tumbuhan.
Rutiotomodon tytthos mewakili tidak hanya spesies baru tetapi juga genus baru secara keseluruhan, atau kelompok spesies baru.