Peneliti Temukan “Potret” Keluarga Manusia Neanderthal Berusia 54.000 Tahun

Sebuah pemukiman kuno di dalam Gua Chagyrskaya berusia 54.000 tahun yang terletak di pinggir sungai tepat di bawah kaki Pegunungan Altai, Siberia adalah tempat tinggal bagi 20 manusia Neanderthal.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Peneliti Temukan “Potret” Keluarga Manusia Neanderthal Berusia 54.000 Tahun
Manusia purba. © Wondergressive.com

Sebuah pemukiman kuno di dalam Gua Chagyrskaya berusia 54.000 tahun yang terletak di pinggir sungai tepat di bawah kaki Pegunungan Altai, Siberia adalah tempat tinggal bagi 20 manusia Neanderthal.

Pemukiman kuno itu diyakini tim peneliti sebagai rumah bagi sebuah keluarga yang terdiri dari seorang ayah, gadis remaja, seorang anak lelaki muda, dan diperkirakan seorang bibi atau nenek. Bagi tim peneliti, pemukiman ini adalah temuan anggota keluarga tertua dari manusia Neanderthal.

“Fakta bahwa mereka hidup pada waktu yang sama sangat menarik. Ini berarti bahwa mereka kemungkinan besar berasal dari komunitas sosial yang sama. Jadi, untuk pertama kalinya, kita dapat menggunakan genetika untuk mempelajari organisasi sosial komunitas Neanderthal,” jelas rekan penulis studi Laurits Skov, peneliti di Institut Max Planck Jerman, dikutip dari CNN, Kamis (20/10).

Di pemukiman itu, tim peneliti juga menemukan 17 tulang belulang dan gigi-gigi yang diyakini milik tujuh pria manusia Neanderthal, enam perempuan Neanderthal, delapan Neanderthal dewasa, dan lima anak-anak Neanderthal.

Alat-alat yang terbuat dari batu yang diyakini untuk memburu kuda, banteng, kambing, dan binatang lain juga ditemukan di gua itu.

Berdasarkan hasil penelitian mitokondria pada DNA tulang belulang Gua Chagyrskaya, tim peneliti menemukan kalau komunitas manusia Neanderthal itu tinggal dan meninggal di waktu yang sama. Bahkan dua manusia Neanderthal itu ditemukan memiliki nenek moyang yang sama, sekitar 450 tahun ke belakang.

Tim peneliti juga menemukan kalau komunitas manusia Neanderthal itu memiliki keragaman genetik yang rendah, bahkan lebih rendah dari spesies yang rawan punah, seperti gorila pegunungan yang tersisa sekitar 1.000.

Sekitar 100 kilometer dari gua itu, terdapat Gua Okladnikov yang juga ditinggali manusia Neanderthal. Gua itu sendiri menjadi tempat terpenting untuk mempelajari evolusi manusia.

Meski hanya berjarak 100 kilometer dari komunitas manusia Neanderthal Gua Okladnikov, namun komunitas manusia Neanderthal Gua Chagyrskaya tidak menggambarkan secara luas kehidupan sosial seluruh manusia Neanderthal.

Penelitian lebih lanjut akan dilakukan tim peneliti, terutama penelitian pengurutan genetik manusia Neanderthal.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan

Rekomendasi