Israel akan Uji Balistik Peluru yang Tewaskan Jurnalis Aljazeera, Ini Sikap Palestina

Jurnalis Al Jazeera asal Palestina, Shireen Abu Aqla ditembak saat meliput penggerebekan tentara Israel di kota Jenin, Tepi Barat pada Mei lalu. Berdasarkan keterangan berbagai saksi mata dan analisis sejumlah pihak, Shireen sengaja ditembak oleh tentara Israel.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Israel akan Uji Balistik Peluru yang Tewaskan Jurnalis Aljazeera, Ini Sikap Palestina
Shireen Abu Akleh. ©2022 Al Jazeera

Israel menyampaikan pada Minggu akan melakukan uji balistik peluru yang menewaskan jurnalis Aljazeera, Shireen Abu Aqla. Uji balistik dilakukan untuk memastikan apakah tentaranya yang menembak Shireen.

Shireen ditembak saat meliput penggerebekan tentara Israel di kota Jenin, Tepi Barat pada Mei lalu. Berdasarkan keterangan berbagai saksi mata dan analisis sejumlah pihak, Shireen sengaja ditembak oleh tentara Israel.

Israel juga menyampaikan pemantau Amerika Serikat (AS) akan hadir saat pelaksanaan uji balistik yang hasilnya bisa keluar hanya dalam beberapa jam.

Uji balistik dilakukan Israel setelah peluru tersebut diserahkan otoritas Palestina ke AS pada Sabtu. Palestina mau menyerahkan peluru tersebut karena diyakinkan Israel tidak akan terlibat dalam uji balistik.

Washington belum mengomentari pernyataan Israel ini.

"Uji (balistik) tidak akan dilakukan Amerika. Uji balistik akan dilakukan Israel, dengan kehadiran Amerika," jelas juru bicara militer Israel, Brigjen Ran Kochav, dikutip dari Al Arabiya, Senin (4/7).

"Dalam beberapa hari atau beberapa jam ke depan akan jelas apakah kami yang membunuhnya, tanpa sengaja, atau apakah kelompok pria bersenjata Palestina," lanjutnya kepada Army Radio.

"Jika kami yang membunuhnya, kami akan bertanggung jawab dan menyesali apa yang terjadi."

Jaksa Agung Otoritas Palestina, Akram al-Khatib mengatakan uji balistik akan berlangsung di Kedutaan AS di Yerusalem.

"Kami mendapat jaminan dari koordinator Amerika bahwa uji balistik itu akan dilaksanakan oleh mereka dan pihak Israel tidak akan terlibat," jelasnya kepada radio Voice of Palestine.

Al-Khatib menambahkan, pihaknya berharap peluru itu dikembalikan pada Minggu.

Juru bicara Kedutaan AS menolak mengomentari soal uji balistik ini.

"Kami tidak punya (informasi) baru saat ini," ujarnya.

Rekomendasi