Anggota Dewan di Aljazair Dipenjara karena Bantu Anak Nyontek Saat Ujian

Menyontek sangat marak dalam ujian sekolah di Aljazair dalam beberapa tahun terakhir, menyebabkan pihak berwenang mengambil tindakan tegas.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Anggota Dewan di Aljazair Dipenjara karena Bantu Anak Nyontek Saat Ujian
Ilustrasi penjara. ©2018 Merdeka.com

Seorang anggota dewan Aljazair dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena membantu putrinya menyontek saat ujian matematika di sekolah.

Media pemerintah APS melaporkan pada Selasa, kepala kepolisian daerah, kepala sekolah, dan seorang lainnya juga dihukum tiga tahun penjara dalam vonis yang diputuskan pada Senin di pengadilan El-Oued, 650 kilometer tenggara ibu kota Algiers.

Dikutip dari laman Al Arabiya, Rabu (22/6), anggota dewan dari partai berkuasa Front Pembebasan Nasional (FLN), Abdenacer Ardjoun ditangkap awal bulan ini karena berusaha menyelundupkan amplop berisi jawaban ujian matematika kepada putrinya. Dia juga meminta kepala kepolisian setempat untuk mengantarkan amplop tersebut. Kepala kepolisian itu juga dipenjara karena penggelapan dan penyalahgunaan jabatan.

Pengawas ujian melaporkan Abdenacer Ardjoun dan pejabat polisi tersebut.

Berdasarkan hukum Aljazair, anggota parlemen hanya kebal hukum berkaitan dengan tugasnya.

Menyontek sangat marak dalam ujian sekolah di Aljazair dalam beberapa tahun terakhir, menyebabkan pihak berwenang mengambil tindakan tegas seperti memutus jaringan internet selama masa ujian dan hukuman sampai 15 tahun penjara bagi yang membocorkan soal ujian.

Tahun lalu, 31 orang dipenjara antara enam bulan dan tiga tahun karena menyontek saat ujian sekolah.

Rekomendasi