Israel Tangkap Warga Palestina Pengusung Peti Jenazah Jurnalis Shireen Abu Aqla

Israel menangkap salah satu pengusung peti jenazah jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Aqla saat prosesi pemakaman pada Jumat lalu.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Israel Tangkap Warga Palestina Pengusung Peti Jenazah Jurnalis Shireen Abu Aqla
Pasukan Israel serang pelayat yang gotong jenazah jurnalis Al Jazeera. ©REUTERS/Ammar Awad

Israel menangkap salah satu pengusung peti jenazah jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Aqla saat prosesi pemakaman pada Jumat lalu. Saat prosesi pemakaman tersebut, para pengusung jenazah diserang polisi Israel dan mereka berusaha menahan agar peti jenazah tersebut tidak jatuh.

Tindakan Israel tersebut menuai kecaman. Shireen Abu Aqla dibunuh tentara Israel saat meliput di kamp pengungsi kota Jenin, Tepi Barat yang diduduki pada Rabu (11/5).

Dikutip dari Al Jazeera, pengusung peti jenazah yang ditangkap itu bernama Amro Abu Khudeir (34). Menurut pengacaranya, Khaldoun Najm, warga Yerusalem itu ditangkap di rumahnya di daerah Shuafat pada Senin subuh dan diinterogasi berulang kali seputar insiden saat prosesi pemakaman.

Najm mengatakan Khudeir juga ditahan dalam sel isolasi yang sempit dan gelap bawah tanah sejak ditangkap.

Abu Khudeir hadir di persidangan pada Senin dan masa penahanannya diperpanjang sampai Minggu.

Abu Khudeir dijuluki "pelindung peti jenazah" setelah dia terlihat berusaha tetap mengusung peti kendati dipukul dengan agresif oleh polisi Israel. Pemakaman Shireen Abu Aqla disiarkan televisi dan video penyerangan beredar luas.

Menurut Najm, Abu Khudeir satu-satunya pengusung jenazah yang ditangkap Israel setelah pemakaman.

"Intelijen Israel menuduh Amro (Abu Khudeir) bekerja dengan organisasi teroris ddan dia memiliki catatan rahasia dengan intelijen," jelas Najm kepada Al Jazeera.

Namun saat diinterogasi aparat Israel, pertanyaan seputar prosesi pemakaman.

"Amro ditanyai mengapa dia tetap bersikeras mengusung peti jenazah dan memastikan tidak jatuh ke tanah," ujar Najm.

"Fokus utama pertanyaannya seputar dia menjadi pengusung jenazah di pemakaman Abu Aqla."

Najm mengtakan, kliennya dikenal sebagai aktivis di Yerusalem dan pernah ditangkap polisi Israel.

Kepolisian Israel mengatakan penangakapan Abu Khudeir tidak ada kaitannya dengan prosesi pemakaman.

"Tersangka ditangkap sebagai bagian penyelidikan yang sedang berlangsung yang berlawanan dengan tuduhan tersebut, tidak ada kaitannya dengan keterlibatannya dalam prosesi pemakaman," jelas juru bicara kepolisian Israel kepada Al Jazeera.

"Kami tidak ingin menjelaskan soal penyelidikan yang sedang berlangsung itu, tapi kami akan menekankan bahwa penahanan tersangka telah diperpanjang pengadilan."

Rekomendasi