Tiga Tentara Kolombia Tewas dalam Aksi Balas Dendam Penangkapan Gembong Narkoba

Tiga tentara Kolombia tewas dan tiga lainnya terluka dalam sebuah serangan, di mana tentara menyebut mereka dibunuh oleh geng penyelundup narkoba Gulf Clan.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Tiga Tentara Kolombia Tewas dalam Aksi Balas Dendam Penangkapan Gembong Narkoba
Otoniel Sebagai Gembong Narkoba tertangkap di Kolombia. ©2021 Colombian Defense Ministry/Handout via REUTERS

Tiga tentara Kolombia tewas dan tiga lainnya terluka dalam sebuah serangan, di mana tentara menyebut mereka dibunuh oleh geng penyelundup narkoba Gulf Clan.

Serangan ini disebut aksi balas dendam dari geng tersebut setelah pimpinan mereka, gembong narkoba Dairo Antonio Usuga David atau Otoniel ditangkap pada akhir pekan kemarin.

Dilansir Al Arabiya, Rabu (27/10), serangan tersebut yang dilakukan dengan bom di Kolombia barat daya, merupakan “balas dendam atas penangkapan penyelundup narkoba paling dicari,” kataJenderal Angkatan Darat Kolombia, Juvenal Diaz kepada Blu Radio.

Namun Diaz tidak menyebut kapan serangan tersebut terjadi.

Otoniel ditangkap di departemen atau wilayah Antioquia, di mana serangan tersebut juga terjadi.

Otoniel merupakan pemimpin organisasi penyelundupan narkoba terbesar di Kolombia. Selain itu, dia juga dipandang sebagai penyelundup narkoba paling licin dan belum pernah masuk ke dalam penjara.

Usuga dan anak buahnya dilaporkan telah menyebarkan zat haram itu setidaknya selama sekitar 4 tahun. Parahnya, mereka menyebarkannya di setiap minggu. Keuntungan total yang diperolehnya ditaksir mencapai USD 60 juta atau Rp840 miliar untuk setiap minggunya.

Otoniel juga diketahui menggunakan geng lokal untuk melakukan pemerasan serta pembunuhan pada siapa saja yang menghalanginya.

Rekomendasi