Arab Saudi mengumumkan telah memvaksinasi setidaknya 70 persen populasi penduduk kelompok usia dewasa, dengan lebih dari 16,8 juta dosis pertama vaksin Covid-19 diberikan. Dalam pengumumannya, Kementerian Kesehatan Arab Saudi juga menyampaikan akan meluncurkan kampanye vaksinasi berikutnya untuk dosis kedua untuk penduduk yang berusia 50 tahun ke atas.
“Program imunisasi tahap selanjutnya akan fokus pada pemberian vaksin dosis kedua untuk kelompok usia 50 tahun ke atas bagi yang menggunakan dosis pertama, mulai Kamis. Kami juga akan terus memberikan dosis pertama kepada mereka yang tidak menerimanya pada periode sebelumnya,” jelas Kementerian Kesehatan, dikutip dari Al Arabiya, Kamis (24/6).
Sebelumnya pada Januari, Arab Saudi mengumumkan pihaknya menjadwal ulang tanggal vaksinasi dosis kedua di keempat pusat vaksinasi yaitu di Riyadh, Jeddah, Dammam, dan Madinah. Saat itu pihak berwenang mengatakan penundaan ini karena alasan di luar kendali, utamanya penundaan pasokan vaksin ke Saudi dan negara lainnya oleh produsen.
Pada Kamis, Saudi mengumumkan pihaknya kembali menjadwalkan ulang tanggal vaksinasi dosis kedua di keempat pusat vaksinasi tersebut, menurut pernyataan Kementerian Kesehatan.
Sementara itu, Komite Nasional Penyakit Menular Arab Saudi mengadopsi kemungkinan mengambil dua vaksin Covid-19 yang berbeda untuk dosis pertama dan kedua.
Kementerian Kesehatan mengatakan, keputusan Komite Nasional untuk Penyakit Menular negara itu berdasarkan penelitian ilmiah internasional yang menunjukkan kemungkinan memberikan dua dosis dua vaksin Covid-19 yang berbeda “secara aman dan efektif dalam menanggapi virus, dengan efektivitas yang ingin dicapai dosis kedua”.