Pilot Israel Hancurkan Gedung di Gaza Sebagai Bentuk Pelampiasan karena Frustrasi

"Kami gagal menghentikan serangan roket dan melukai pimpinan kelompok militan ini, jadi kami menghancurkan gedung," kata pilot yang diidentifikasi sebagai Mayor D dalam laporan itu.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Pilot Israel Hancurkan Gedung di Gaza Sebagai Bentuk Pelampiasan karena Frustrasi
serangan israel ke gaza. ©2021 REUTERS

Pilot-pilot jet tempur Israel mengebom gedung dan rumah penduduk Palestina di Gaza dalam pertempuran 11 hari kemarin adalah bentuk dari pelampiasan mereka karena frustrasi melawan Hamas. Demikian dilaporkan stasiun televisi Israel Channel 12 pekan lalu.

Sejumlah pilot Israel yang enggan diketahui identitasnya menceritakan pengalaman mereka dalam pertempuran tempo hari kepada Channel 12.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, secara keseluruhan setelah gencatan senjata disepakati Jumat lalu, Israel membunuh 248 warga Palestina di Gaza, termasuk 66 anak pada 10 hingga 21 Mei lalu dan melukai 1.948 lainnya.

Sembilan gedung tinggi di Gaza rata dengan tanah setelah dibombardir serangan udara Israel, termasuk gedung al-Jalaa yang menjadi kantor bagi sejumlah media seperti Aljazeera, Middle East Eye, Associated Press, dan media asing lainnya.

"Saya terbang untuk misi melancarkan serangan udara dengan membawa perasaan bahwa dengan menghancurkan gedung-gedung bisa melampiaskan rasa frustrasi atas apa yang kami alami dan keberhasilan kelompok militan di Gaza," kata seorang pilot Israel kepada Channel 12.

"Kami gagal menghentikan serangan roket dan melukai pimpinan kelompok militan ini, jadi kami menghancurkan gedung," kata pilot yang diidentifikasi sebagai Mayor D dalam laporan itu.

Israel mengatakan kelompok bersenjata Palestina di Gaza meluncurkan hampir 4.000 roket yang menewaskan 12 orang Israel dan melukai ratusan lainnya sebelum gencatan senjata disepakati Jumat lalu.

Rekomendasi