Presiden AS terpilih, Joe Biden membatalkan rencananya naik kereta api Amtrak ke Washington pada saat pelantikannya karena masalah keamanan. Kereta api adalah moda transportasi favorit Biden yang telah dia gunakan selama tiga dekade.
Awalnya Biden memutuskan naik kereta api, menempuh perjalanan 90 menit dari rumahnya di Wilmington, negara bagian Delaware, menuju Union Station di Washington pada 20 Januari mendatang. Tetapi rencana itu dibatalkan setelah muncul peringatan potensi ancaman kekerasan pada hari pelantikannya menyusul kerusuhan Gedung Parlemen AS atau US Capitol pekan lalu.
Sebelumnya Biden menginstruksikan timnya agar tetap dengan rencana tersebut, termasuk dirinya akan tetap menggunakan Amtrak, namun akhir pekan kemarin, FBI mengirim memo ke seluruh lembaga penegak hukum terkait adanya ancaman unjuk rasa bersenjata di 50 negara bagian dan di Washington.
Dikutip dari The Independent, Jumat (15/1), Biden sejak lama menggunakan kereta Amtrak, sehingga kereta itu mendapatkan julukan “Amtrak Joe”.
Dia lebih suka menggunakan jasa kereta api sejak menjadi senator, karena dia secara rutin bolak-bolak antara Washington dan Delaware untuk menjaga putranya yang masih kecil setelah istrinya dan putrinya yang masih kecil meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil pada 1972.
Pada Rabu, Biden juga menerima pengarahan dari pejabat FBI, Dinas Rahasia, dan pejabat keamanan nasional terkait potensi ancaman, setelah tim transisinya mengeluarkan pernyataan berbunyi, “Pada minggu sejak serangan di Kongres oleh gerombolan termasuk teroris domestik dan ekstremis bengis, negara terus mempelajari ancaman terhadap demokrasi kita dan potensi kekerasan lanjutan dalam beberapa hari ke depan, baik di Wilayan Ibu Kota Nasional dan di kota-kota seluruh negeri.”
“Ini adalah tantangan yang Presiden terpilih dan timnya harus ditanggapi dengan sangat serius,” pungkas pernyataan itu.