Dunia mengenal mereka sebagai kelompok teroris. Boko Haram selalu menghantui wilayah di sekitar perbatasan Kamerun dan Nigeria. Tak henti menebar teror dan membunuh.
Kelompok ini juga menculik anak perempuan untuk dijadikan istri. Akibat teror tersebut, lebih dari sepertiga anak perempuan di Kamerun menikah sebelum berusia 18. Hal ini untuk melindungi mereka dari kelompok militan Boko Haram.
Kini Boko Haram kembali menjadi sorotan setelah mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Sekolah Ilmu Pengetahuan Negeri di Kankara. Kelompok ini menculik lebih dari 300 siswa.
Pada Tahun 2018 Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk urusan anak-anak UNICEF merilis laporan terbaru yang menyebut kelompok ekstremis Boko Haram di Nigeria telah menculik lebih dari 1.000 anak sejak 2013.
Advertisement
UNICEF juga menyatakan kelompok Boko Haram telah menewaskan setidaknya 2.295 orang guru, serta menghancurkan lebih dari 1.400 sekolah.
Upaya yang dilakukan oleh pemerintah maupun pihak luar untuk mengatasi konflik sudah dilakukan. Mulai dari mendirikan Komite Khusus untuk menyelidik Boko Haram, membentuk Civilian Joint Task Force (CJTF), memberlakukan jam malam, dan memblokir seluruh rute logistic Boko Haram. Semuanya belum mampu untuk memberantas kelompok ini.