Miliuner yang Sebut Dirinya Nabi Ditangkap Polisi Malawi Setelah Kabur dari Afsel

Shepherd Bushiri, seorang miliuner yang memproklamirkan diri sebagai nabi telah ditangkap di Malawi setelah menyerahkan dirinya ke polisi. Dia kabur dari Afrika Selatan, di mana ia diadili atas tuduhan penipuan dan pencucian uang.

Iqbal Fadil
Oleh Iqbal Fadil - Reporter
Miliuner yang Sebut Dirinya Nabi Ditangkap Polisi Malawi Setelah Kabur dari Afsel
Shepherd Bushiri. ©Wikus De Wet/ AFP

Shepherd Bushiri, seorang miliuner yang memproklamirkan diri sebagai nabi telah ditangkap di Malawi setelah menyerahkan dirinya ke polisi. Dia kabur dari Afrika Selatan, di mana ia diadili atas tuduhan penipuan dan pencucian uang.

Insiden pekan lalu mengancam keretakan diplomatik antara dua negara Afrika itu, dengan Afsel dilaporkan marah karena Shepherd Bushiri dan istrinya berhasil meninggalkan negara itu dengan jaminan.

"Pasangan itu memang dalam tahanan kami. Saat ini, kami menerima pernyataan dari Bushiri. Kami kemudian akan membawa mereka ke pengadilan," kata juru bicara polisi Malawi James Kadadzera kepada kantor berita DPA seperti dikutip Al Jazeera, Rabu (18/11).

Bushiri dan istrinya, Mary, akan tetap ditahan sampai dibawa ke pengadilan, menurut salah satu pengacara mereka, Khumbo Soko.

Bushiri mengatakan pada akhir pekan lalu bahwa dia telah melarikan diri dari Afsel karena dia mengkhawatirkan nyawanya.

"Dia bukan buronan," kata juru bicara Bushiri, Ephraim Nyondo.

Dia berada di Malawi untuk mencari keadilan, yang dia yakin tidak bisa dia terima di Afrika Selatan.

Kekayaan dari Sumbangan Pengikut Gereja

Pasangan itu dikenal karena gaya hidup mewah mereka di Afrika Selatan. Bushiri memperoleh kekayaannya melalui sumbangan dari para pengikut Gereja Pertemuan Kristen Tercerahkan di Pretoria. Dia juga memiliki investasi besar di sektor pertambangan, telekomunikasi, dan kemewahan.

Afrika Selatan masih mengusut bagaimana Bushiri melarikan diri dari negara itu dan telah memulai proses hukum untuk mengamankan ekstradisinya.

"Masalah Bushiri sangat memprihatinkan bagi kita semua," kata Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa kepada saluran berita lokal ENCA.

Ramaphosa mengatakan dia mengharapkan laporan rinci tentang seluruh kisah Bushiri. "Kemudian kita akan melihat tindakan apa yang perlu diambil karena seharusnya tidak terjadi seperti itu," ujarnya.

"Kami akan mengambil tindakan, itu pasti," tegasnya.

Rekomendasi