Seorang pria di Maryland, Amerika Serikat, telah ditangkap dan didakwa telah mengancam akan menculik dan membunuh Joe Biden, calon presiden dari Partai Demokrat, dan pasangannya, Senator California Kamala Harris.
Sekitar pukul 4.30 pagi tanggal 4 Oktober, James Dale Reed, seorang penduduk Frederick berusia 42 tahun, meninggalkan catatan tulisan tangan yang mengancam di depan pintu sebuah rumah dengan tanda kampanye Biden/Harris di halaman depan.
Demikian isi sebuah kesaksian tertulis dari seorang anggota Paspampres yang diajukan di pengadilan federal sebagai dasar dakwaan, seperti dikutip Business Insider, Kamis (22/10).
Kamera CCTV warga menangkap rekaman dari depan rumah, memungkinkan pihak berwenang untuk menyelidiki dan melakukan penangkapan, kata pernyataan tertulis itu.
Dalam kesaksian tertulis itu tidak dijelaskan apakah Reed telah membuat rencana konkret untuk melakukan tindakan tersebut, tetapi di dalamnya terdapat gambar catatan dengan bahasa kekerasan.
"Ini peringatan bagi siapa pun yang membaca surat ini jika Anda adalah pendukung Biden/Harris, Anda akan menjadi sasaran," bunyi sebagian catatan itu.
"Kami memiliki daftar rumah dan alamat dengan tanda pemilihan Anda. Kami adalah orang-orang dengan senjata menakutkan itu, kami adalah orang-orang ada dalam mimpi buruk anak-anak Anda."
Sisa surat itu berisi ancaman pembunuhan, pemerkosaan, dan perlawanan terhadap setiap pelanggaran hak untuk memiliki senjata.
Advertisement
Dalam kasus ini, pihak keamanan federal telah menginterogasi Reed pada 13 Oktober dan dia membantah terlibat dalam insiden tersebut. Namun, pada 15 Oktober Reed mengakui keterlibatannya kepada pihak berwenang terkait surat ancaman yang dibuatnya. Reed sejak itu ditangkap dan menghadapi dakwaan.
"Hak untuk memilih dan secara damai mendukung kandidat pilihan Anda adalah landasan demokrasi kami," kata Jaksa Robert K. Hur dalam sebuah pernyataan.
"Perilaku seperti ini yang mengancam kandidat utama dan sesama warga hanya merusak demokrasi kami dan prinsip-prinsip yang mendasari Amerika didirikan. Kami tidak akan mentolerir perilaku mengancam yang berusaha untuk mengintimidasi, melecehkan atau menghalangi warga Amerika untuk menggunakan hak mereka untuk memilih," imbuhnya.
Dakwaan terhadap Reed ini terjadi hanya dua pekan sebelum pemilu yang diguncang oleh meningkatnya kekhawatiran tentang intimidasi pemilih dan kekerasan dari kelompok pinggiran. FBI awal bulan ini mengatakan pihaknya menggagalkan rencana organisasi sayap kanan untuk menculik Gubernur Michigan Gretchen Whitmer karena pembatasan terakit virus corona di negara bagian itu.
Jika terbukti bersalah, Reed bisa menghadapi hukuman lima tahun penjara federal.