Setelah sebelumnya dikabarkan mengundurkan diri dari pencalonan, penyanyi rap Kanye West serius akan mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat pada tahun ini. West telah mengajukan dokumen resmi pertamanya tentang rencana kampanye.
Juru bicara dewan pemilihan negara bagian menyatakan bahwa West telah mengajukan dokumen di Oklahoma pada hari Rabu (15/7) untuk memenuhi syarat sebagai calon independen pada pemungutan suara November nanti.
"Kandidat presiden yang independen, Kanye West, memenuhi syarat untuk pemungutan suara Pemilu di Oklahoma," tulis dewan pemilihan negara bagian dalam sebuah tweet seperti dikutip AOL, Kamis (16/7).
Juru bicara itu mengatakan West telah membayar biaya pendaftaran sebesar 35 ribu dolar dan telah mengajukan pernyataan pencalonan.
Rabu (15/7) adalah hari terakhir bagi para kandidat yang mencalonkan diri di Oklahoma, untuk menyerahkan berkas pencalonan agar terdaftar sebagai calon pada pemungutan suara bulan November di sana.
Advertisement
BDY Party
Selain itu tim kampanye West secara terpisah juga telah mengajukan pernyataan organisasi dengan Komisi Pemilihan Federal (FEC) yang menunjuk komite kampanye utamanya sebagai Kanye 2020.
People melaporkan dalam berkas yang diserahkan tersebut, West menyebut bahwa dia berasal dari partai yang disebut "BDY". Nama partai itu diduga mengacu pada kata "birthday" yang pernah dia sebut dalam wawancaranya dengan Forbes baru-baru ini.
Seorang juru bicara FEC mengatakan West tidak pernah hadir secara langsung untuk memberikan pernyataan pencalonan dirinya yang menurut hukum federal akan menjadikannya sebagai kandidat presiden.
People juga melaporkan bahwa West akan menghadapi sejumlah rintangan dalam pencalonan dirinya. Salah satunya adalah, West harus mengumpulkan paling tidak 10 ribu tanda tangan dari masyarakat yang bersedia mendukungnya.