Prancis Larang Kerumunan Massa Lebih Dari 1000 Orang Karena Wabah Virus Corona

Prancis mengumumkan larangan kerumunan massa lebih dari 1.000 orang dalam rangka menghentikan penyebaran virus corona.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Prancis Larang Kerumunan Massa Lebih Dari 1000 Orang Karena Wabah Virus Corona
menara eiffel berwarna bendera prancis. ©Twitter

Prancis mengumumkan larangan kerumunan massa lebih dari 1.000 orang dalam rangka menghentikan penyebaran virus corona. Pengumuman ini disampaikan Menteri Kesehatan Prancis, Olivier Veran pada Minggu, seiring dengan bertambahnya jumlah kematian akibat virus corona mencapai 19 orang.

"Semua kerumunan lebih dari 1.000 orang dari sekarang dilarang," jelasnya, dikutip dari Alarabiya, Senin (9/3).

Veran menambahkan, pejabat akan mengeluarkan daftar acara yang dianggap "berguna bagi kehidupan nasional" yang akan diizinkan untuk tetap berlangsung seperti demonstrasi.

Sebelumnya pemerintah Prancis melarang kerumunan massa atau pertemuan di tempat terbatas lebih dari 5.000 orang. Keputusan yang dikeluarkan pada Sabtu itu mempersingkat batas larangan yaitu 15 April dari 31 Mei dari keputusan sebelumnya.

Aturan baru ini akan berdampak besar terhadap sejumlah acara hiburan dan olahraga, dengan pembatalan sejumlah kegiatan seperti pameran buku.

Pertandingan Liga Paris Saint-Germain di Strasbourg pada Sabtu ditunda, termasuk pertandingan rugby perempuan Enam Negara antara Skotlandia dan Prancis.

"Malam ini kami masih di babak kedua, artinya prioritas kami adalah melakukan segala hal untuk menurunkan penyebaran virus di wilayah nasional kami," kata Veran.

France mencatat ada 1.125 kasus virus corona dan 19 kasus kematian.

Rekomendasi