Evo Morales Terbang ke Meksiko, Tinggalkan Bolivia Usai Dapat Suaka

Morales mundur dari jabatannya dua hari lalu setelah rakyat Bolivisi berunjuk rasa turun ke jalan selama beberapa pekan memprotes hasil pilpres.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Evo Morales Terbang ke Meksiko, Tinggalkan Bolivia Usai Dapat Suaka
evo morales. ©Carlos Garcia Rawlins/Reuters

Mantan Presiden Bolivia Evo Morales tadi malam mengumumkan di Twitternya dia pergi ke Meksiko yang telah memberinya suaka politik di tengah bentrokan pendukungnya dengan oposisi di La Paz setelah dia menyatakan mundur akibat didemo usai sengketa pemilihan presiden.

"Menyakitkan pergi meninggalkan negara karena alasan politik, tapi saya akan tetap menjalin hubungan," tulisnya di Twitter, seperti dilansir laman Aljazeera, Selasa (12/11). "Saya akan segera kembali dengan kekuatan lebih."

Morales mundur dari jabatannya dua hari lalu setelah rakyat Bolivia berunjuk rasa turun ke jalan selama beberapa pekan memprotes hasil pilpres. Namun pengunduran diri ini meninggalkan teka-teki soal siap yang akan mengambil alih kekuasaan dan bagaimana mekanisme yang berlaku sesuai konstitusi.

Meksiko memberi suaka kepada Morales kemarin saat kerusuhan di Bolivia kian memburuk. Langkah Meksiko ini semakin menegaskan kebangkitan para pemimpin haluan kiri di Amerika Latin.

Morales Sebut Dirinya Dikudeta Rival Politik

Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard mengatakan keputusan pemerintahnya memberi suaka kepada Morales karena hal itu sudah menjadi tradisi Meksiko melindungi para pencari suaka.

Ebrard membenarkan pada pagi tadi pesawat Morales sudah lepas landas menuju Meksiko.

"Nyawa dan harga dirinya aman," ujar Ebrard.

Morales membagikan foto di Twitter memperlihatkan dirinya sedang berbaring di lantai memakai tenda sementara setelah dia mengundurkan diri. Morales menyebut dia dikudeta oleh sekelompok lawan politiknya dan polisi.

Tak lama setelah dia mundur rakyat Bolivia memblokir jalanan dan penjarahan terjadi di mana-mana. Dia juga mengatakan sekelompok massa menyerang rumahnya.

Sejumlah massa pendukung pemimpin sosialis itu membakar barikade untuk memblokir jalanan utama menuju bandara. Sementara massa anti-Morales memblokade jalanan menuju gedung KOngres dan istana presiden.

Polisi mendesak warga La Paz tetap tinggal di rumah dan mereka mengumumkan bergabung dengan militer untuk mengatasi kerusuhan.

Rekomendasi